alexametrics

Cegah Covid-19, Khofifah Imbau Warga Jatim di Perantauan Tak Mudik

29 Maret 2020, 08:32:37 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau, warga perantau Jawa Timur yang berada di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, untuk tidak pulang kampung selama masa darurat virus korona atau Covid-19. Hal ini perlu dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Kepada para perantau asal Jawa Timur yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Imbauan “Jangan Mudik” ini untuk kebaikan kita bersama, kebaikan Jawa Timur, dan kebaikan Indonesia,” kata
Khofifah dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Mantan Menteri Sosial ini meminta warga Jatim yang berada di perantauan untuk bersabar dalam situasi darurat Covid-19. Dia mengharapkan, untuk tetap di rumah dan tidak pulang kampung, semata untuk menjaga keluarga dari penyebaran virus korona.

“Jangan mudik karena saling melindungi. Mereka juga harus terlindungi seluruh anggota keluarganya terlindungi,” ucap Khofifah.

Oleh karena itu, Khofifah meminta warganya yang berada di perantauan untuk tetap bersabar dan berada di rumah sampai darurat Covid-19 selesai.

“Mohon untuk berbesar hati untuk tetap #dirumahsaja sampai situasi darurat Covid-19 ini berakhir,” harap Khofifah.

Untuk diketahui, kasus positif terinfeksi virus korona di Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (28/3) kemarin terus bertambah. Tercatat 77 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami kenaikan, tercatat 309 dari sehari sebelumnya 267. Begitu pula Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik menjadi 4.568 dari sebelumnya 3.781.

Sementara itu dalam skala nasional, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 109 kasus, menjadi 1.155 kasus. Pasien sembuh bertambah 13 orang, total menjadi 59 orang. Kasus kematian pun mengalami penambahan sebanyak 15 orang. Sehingga total kematian menjadi 102 orang.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads