alexametrics

Gagal Menang Lelang meski Sudah Bayar Mahar Rp 2,4 Miliar

29 Januari 2022, 10:48:16 WIB

Masnawati mengaku bisa memenangi lelang proyek saluran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Peserta lelang menyerahkan mahar Rp 2,4 miliar. Sampai proyek selesai digarap, tidak ada kabar tentang lelang.

ADALAH PT Fahreza Duta Perkasa (FDP) yang menjadi korban penipuan pemenangan lelang proyek. Hendra Gunawan, kepala cabang PT FDP, diberi janji manis tersebut saat bertemu dengan Masnawati di Hotel JW Marriott Surabaya pada November 2019. Masnawati datang bersama M. Wahid, sedangkan Hendra ditemani Bambang.

Jaksa penuntut umum Ugik Ramantyo dalam surat dakwaan menyatakan, pada pertemuan di hotel, terdakwa Masnawati bersama Wahid mengajak Hendra membicarakan proyek RSUD Tangerang Selatan yang dibiayai Kementerian PUPR.

Di tengah pembicaraan, Masnawati bertanya kepada Hendra. Sebab, PT FDP sedang mengikuti lelang di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) di Kementerian PUPR terkait dengan proyek rehabilitasi saluran induk dan sekunder di Cisadane Barat Laut dan Utara, Tangerang, Banten.

”Terdakwa menjanjikan bisa membantu PT FDP memenangi lelang proyek tersebut,” kata jaksa Ugik saat membacakan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Kamis (27/1).

Untuk memuluskan pemenangan tersebut, Masnawati meminta mahar Rp 2,4 miliar. Permintaan itu disanggupi Hendra. Pada 7 Desember 2018 hingga 14 Januari 2019, Hendra mentransfer Rp 2,4 miliar kepada terdakwa. Setelah menerima transferan, Masnawati meminta Hendra menunggu. Namun, setelah sekian lama menunggu, Hendra tidak kunjung mendapat undangan untuk klarifikasi terkait dengan lelang.

”Sampai akhirnya, proyek lelang itu dinyatakan telah selesai. PT FDP tidak menjadi pemenang lelang,” ujarnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/c14/eko

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads