alexametrics

Tak Bisa Langsung Cabut Izin, Ini Alur Penutupan Holywings Surabaya

28 Juni 2022, 15:57:55 WIB

JawaPos.com–Pencabutan surat izin tempat hiburan Holywings Surabaya masih dalam proses. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan bahwa surat izin telah diberikan.

”Memang harus dikasih pelajaran ditutup karena telah melecehkan. Penghinaan terhadap agama karena penyebutan Maria dan Muhammad,” kata Armuji saat dihubungi pada Selasa (28/6).

Armuji kemudian menjelaskan alur pencabutan surat izin. Pertama adalah mengirimkan surat penertiban pada pihak manajemen. ”Jadi kirim surat penertiban. Sudah dikirimkan,” ujar Armuji.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, surat dilayangkan Pemerintah Kota Surabaya bersama Satpol PP dan Bakesbangpol Linmas. Penutupan sementara itu, lanjut dia, sebagai tindak lanjut promo gratis minuman beralkohol untuk pengunjung dengan nama Maria dan Muhammad.

Sebab, meskipun promo tersebut terjadi di Holywings Jakarta, Armuji menilai promo itu menyakiti hati umat Islam dan Katolik. ”Itu kan memang promo dari Jakarta tapi menyebar ke mana-mana. Di Surabaya juga ada. Ini (penutupan) adalah langkah tegas,” ujar dia.

Armuji memastikan, Pemerintah Kota bertindak tegas dan responsif. Pemkot hadir di segala lini demi mencipakan masyarakat yang aman dan nyaman.

”Pemkot Surabaya respons dengan hal sensitif. Ini sensitif karena memicu gejolak dengan memunculkan promo nama terkait agama Islam dan Katolik,” ujar Armuji.

Sebelumnya, Armuji mengatakan, surat izin Holywings Surabaya telah dicabut. Namun dia kemudian menyatakan bahwa surat izin itu belum dicabut, tapi masih dalam proses.

”Sudah ada surat penertiban tutup sementara. Kalau buka lagi ya baru (cabut izin),” tegas Armuji.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, surat penertiban sudah dikirimkan kepada menejemen Holywings Surabaya sejak Sabtu (25/6). Holywings sementara dilarang beroperasi. Bila beroperasi, Holywings Surabaya melanggar peraturan. ”Sudah tutup sejak Minggu (26/6),” kata Eddy, Selasa (28/6).

Surat penertiban itu dibuat Satpol PP dan Dinas Pariwisata Kota Surabaya. ”Sudah dibuat dan sudah dikirim,” terang Eddy.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua