alexametrics

Terus Jaga dan Lestarikan Burung Elang Jawa dari Ancaman Kepunahan

Sinergi Taman Safari, KLHK, dan PT Smelting
28 Mei 2022, 06:21:24 WIB

JawaPos.com- Burung Elang Jawa, dulu begitu mudah dan banyak ditemukan di hutan-hutan atau lereng gunung Pulau Jawa. Kini, burung dengan latin Spizaetus bartelsi itu diambang kepunahan. Penyebabnya, kerusakan habitat serta perburuan dan perdagangan ilegal.

Sejauh ini, belum diketahui berapa jumlah pasti burung yang menjadi cikal-bakal lambang negara itu. Namun, berdasarkan jurnal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK berjudul Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Elang Jawa (2013-2022), jumlahnya diperkirakan tinggal sekitar 200 ekor.

Karena itu, sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah bersama sejumlah pihak terus giat melakukan pelestarian burung Elang Jawa. Pihak swasta yang ikut aktif adalah PT Smelting. Melalui Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan peleburan dan pemurnian tembaga di Gresik itu berkomitmen untuk ikut membantu pelestarian Elang Jawa.

Kemarin (27/5), PT Smelting dan Taman Safari Indonesia juga kembali menggelar sosialisasi pendidikan konservasi Elang Jawa di pusat pendidikan konservasi Elang Jawa, Cimungkad, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi. ‘’Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT Smelting dan Taman Safari ini,’’ kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Exploitasia.

Menurut Indra, setelah melakukan metapopulasi di 62 kantung populasi, kini ada sekitar 100-500 pasang Elang Jawa di alam bebas. Rentang tengahnya 300 pasang. Karena itu, setidaknya ada 600 ekor di alam bebas.

‘’Trennya meningkat. Nah, seiring dengan upaya yang dilakukan Smelting dan Taman Safari diharapkan dapat semakin meningkatkan populasi Elang Jawa,’’ ungkapnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : Galih Wicaksono

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads