alexametrics

Polda Jatim Akan Evaluasi PSBB Hari Pertama di Surabaya Raya

28 April 2020, 13:57:33 WIB

JawaPos.com–Kepolisian Daerah Jawa Timur segera mengevaluasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hari pertama di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Sidoarjo. Hal tersebut menyusul adanya penumpukan kendaraan di titik pemeriksaan perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, tepatnya Bundaran Waru, Sidoarjo, pada Selasa (28/4).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, masih padatnya kendaraan yang akan masuk ke Surabaya disebabkan banyak masyarakat yang belum tahu soal pemberlakuan PSBB.  ”Kami sepakat dengan aparat terlibat dalam PSBB, imbauan dan teguran tiga hari akan kami perkuat,” ujar Luki pada Selasa (28/4).

Luki menyatakan, tugas kepolisian bersama aparat lain adalah memberikan sosialisasi secara terus menerus, serta mengajak masyarakat untuk beersama-sama peduli dan memberantas pandemik Covid-19 di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Mengenai pemberian sanksi, Kapolda Jatim menuturkan, sanksi tidak boleh serta-merta diterapkan begitu saja. Sebab, setiap aturan memiliki tahap untuk edukasi bersama.

Tiga hari sebelum penerapan PSBB, aparat terkait telah menggelar sosialisasi rutin di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Selanjutnya, tiga hari ke depan memberi imbauan bagi pelanggar.

”Pada hari keempat melakukan tahap lebih tegas lagi karena kami ketahui bersama kalau seperti ini (tidak ada ketegasan), Surabaya akan meningkat terus untuk angka penyebaran Covid-19,” kata Luki.

Dia menambahkan, selain di Bundaran Waru, pelanggaran juga masih ditemukan di kawasan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura. Kapolda mendapati beberapa keluarga dari wilayah Madura yang berniat ke Surabaya. Lantaran tidak mempunyai alasan kuat, mereka diminta putar balik ke Pulau Madura.

”Tadi juga di pintu masuk Surabaya-Madura banyak mobil bawa keluarga, ngajak anaknya jalan-jalan ke Surabaya. Beberapa mobil dikembalikan,” terang Luki.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads