alexametrics

Pemkot Surabaya Lakukan Evaluasi Hari Pertama Pelaksanaan PSBB

28 April 2020, 18:18:37 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada hari pertama di Kota Surabaya pada Selasa (28/4). Hasil pantauan di lapangan, pelaksanaan PSBB hari pertama terjadi penumpukan kendaraan di Bundaran Waru atau perbatasan Kota Surabaya dengan Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara seperti dilansir dari Antara mengatakan, evaluasi akan dilakukan setiap hari di Gedung Grahadi melibatkan tiga daerah, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Febri menjelaskan, salah satu penyebab terjadinya penumpukan kendaraan saat pemeriksaan lantaran banyak kendaraan roda dua yang melanggar dengan berboncengan, namun identitas tidak satu alamat. Akibatnya, mereka diminta untuk putar balik. ”Karena memang banyak kendaraan roda dua itu berboncengan yang bukan dari keluarganya,” ujar Febria pada Selasa (28/4).

Selain itu, kata Febri, tidak sedikit pengendara yang bekerja tidak dilengkapi dengan id card atau kartu identitas maupun surat tugas dari perusahaan. Padahal, kata dia, sebelum PSBB diberlakukan, Pemkot Surabaya sudah melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan agar membekali karyawan dengan id card. ”Itu sudah sosialisasi ke perusahaan agar karyawannya dibekali id card atau surat tugas,” kata Febria.

Namun begitu, Febri memastikan, hingga saat ini petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Linmas, bersama jajaran kepolisian terus berusaha mengevaluasi agar kedepan dapat menerapkan pola-pola-pola baru untuk lebih baik lagi.

”Hari pertama ini akan menjadi pembelajaran untuk masyarakat. Sehingga berikutnya pengendara menjadi lebih tahu selama 14 hari ke depan akan seperti apa,” ujar Febria.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads