alexametrics

Gresik Siapkan Dana Rp 210 M untuk Warga Terdampak Covid-19

Kapolres Minta Semua Pihak Patuhi PSBB
28 April 2020, 10:48:53 WIB

JawaPos.com – Simpang siur besaran dana jaring pengaman sosial (JPS) bagi warga terdampak Covid-19 di Gresik menunjukkan titik terang. Senin (27/4) tim anggaran Pemkab Gresik bersama Badan Anggaran DPRD Gresik menggelar rapat untuk membahas kepastian dana JPS tersebut.

”Memang sempat ada misinformasi, terlebih setelah keluarnya surat edaran menteri keuangan dan menteri dalam negeri tentang teknis penggunaan anggaran,” kata Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani.

Namun, setelah melalui rapat bersama antara pihak eksekutif dan legislatif, akhirnya beberapa teknis anggaran penanganan Covid-19 sudah disepakati bersama. Total anggaran mencapai Rp 295 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk beberapa item. Mulai klaim biasa RS swasta dan klinik dengan total Rp 26 miliar, insentif tenaga kesehatan Rp 27 miliar, hingga penyediaan alat pelindung diri (APD) dan bahan medis habis pakai (BMHP) Rp 14 miliar. ”Yang paling besar subanggaran untuk JPS bagi warga terdampak. Yakni, mencapai Rp 210 miliar,” terang Yani.

Jumlah sasaran JPS sebanyak 116 ribu kepala keluarga (KK). Sasaran penerima itu bukan mereka yang telah menerima bantuan lain dari pemerintah seperti kartu Indonesia sehat (KIS), program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan nontunai (BPNT), atau bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa. Setiap KK penerima nanti mendapat uang tunai Rp 600 ribu selama tiga bulan ke depan. ”Dimulai April hingga Juni. Tapi, akan dievaluasi lagi jika pandemi masih terjadi,” paparnya.

Dewan berharap pendataan calon penerima JPS segera dikebut. Sebab, April segera berakhir. Skema pendataan warga terdampak itu dilakukan secara bottom-up. ”Data berasal dari desa langsung. Warga yang merasa terdampak juga bisa ikut aktif mendaftarkan diri,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik Syaifuddin menyebutkan, data penerima JPS akan diverifikasi secara bertahap. Baik melalui dinas sosial maupun badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD). ”Ini antisipasi penerima ganda. Namun, pendataan juga harus cepat, mengingat PSBB (pembatasan sosial berskala besar, Red) sudah diterapkan mulai besok (hari ini, Red),” paparnya.

Sementara itu, aparat kepolisian, TNI, maupun instansi terkait berjanji all-out selama penerapan PSBB. Tujuannya, kebijakan itu benar-benar bisa menekan persebaran virus korona. Kemarin (27/4) Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama tim dari Surabaya dan Sidoarjo juga diminta untuk memberikan paparan soal tactical floor game (TFG) di Mapolda Jatim.

Agenda TFG tersebut juga dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo. Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, ada 14 check point yang menjadi perhatian khusus dalam penerapan PSBB. Titik-titik itu tersebar di perbatasan Gresik dengan kota sekitar. ”Jumlah personel di setiap perbatasan itu berbeda-beda. Yang jelas, petugas terdiri atas unsur polisi, TNI, dishub, satpol PP, dinkes, dan BPBD,” paparnya.

Dia berharap penerapan hak, kewajiban, dan larangan seperti yang tertuang dalam aturan PSBB dipatuhi bersama. Termasuk, ketentuan jam malam mulai pukul 21.00 hingga 04.00. Semua warga yang tidak berkepentingan diminta untuk tidak beraktivitas di luar. ”Kepatuhan masyarakat yang semakin tinggi akan berperan penting dalam melawan virus korona ini,” tegasnya.

Sementara itu, perkembangan data Covid-19 di Gresik menjelang PSBB, kemarin jumlah kasus positif tetap 22. Namun, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang tanpa gejala (OTG) terus naik. Untuk PDP, tercatat 136 kasus. Lalu, untuk OTG, ada 162 kasus. Selain itu, PDP yang meninggal bertambah kemarin. Pasien itu berasal dari Desa Kedungrukem, Benjeng.

”Apakah yang bersangkutan positif atau negatif belum bisa disampaikan. Sebab, hasil tes swab belum keluar. Namun, prosesi pemakaman sesuai protokol penanganan Covid-19,” kata drg Syaifuddin Ghozali, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Gresik.

DATA KASUS COVID-19 DI GRESIK

Per 27 April 2020

OTG : 162

PDP

  • Dalam pengawasan : 90
  • Selesai pengawasan : 41
  • Meninggal : 5

POSITIF

  • Sembuh : 4
  • Dirawat : 14
  • Meninggal : 4

PDP MENINGGAL

  • Dukun : 2
  • Manyar : 1
  • Benjeng : 1

POSITIF MENINGGAL

Menganti

  • Desa Drancang : 1
  • Desa Bringkang : 1

Manyar

  • GKB :1

Kedamean

  • Pucung :1

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : yog/yad/son/c11/hud

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads