alexametrics

Di Sidoarjo, Cuma 122 Warga Terkena Tilang Operasi Zebra Semeru

27 November 2021, 16:25:35 WIB

JawaPos.com- Operasi Zebra Semeru 2021 di wilayah hukum Sidoarjo, telah berlangsung lebih dari sepekan. Jumlah warga yang terjaring razia, sejauh ini tidak terlalu banyak. Kemarin (26/11), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo hanya menerima 122 berkas pelanggar yang terkena tilang.

Operasi berlangsung sejak 14 November lalu hingga Minggu besok (28/11). Jumlah pelanggar itu terbilang minim. Karena itu, loket tilang di Kejari Sidoarjo pun tidak terlalu ramai. Warga yang tiba pagi sebelum petugas bank stand by di loket tilang, harus membayar di kantor pos atau minimarket. Atau bisa juga via marketplace seperti Tokopedia.

Dengan begitu, warga yang terkena tilang dan datang ke loket tilang bisa langsung mengambil barang bukti (BB) yang disita. ’’Kami, petugas dari kejaksaan tidak berhak menerima pembayaran tilang. Hanya menyerahkan barang bukti,’’ kata Kasipidum Kejari Sidoarjo Gatot Haryono.

Pihak kejaksaan tidak mengetahui pasti total warga yang terkena tilang dalam operasi yang berakhir pekan depan itu. Sebab, pihak kejaksaan hanya bertindak sebagai pelaksana putusan hakim. Menerima pelimpahan berkas warga yang terkena tilang.

Feri Sulistiyawan, penanggung jawab loket tilang Kejari Sidoarjo, menambahkan, berkas perkara tilang yang dilimpahkan ke kejaksaan kemarin tidak terlalu banyak. ’’Hanya ada 122 berkas untuk sidang tilang hari ini (kemarin, Red),’’ katanya. Dari jumlah tersebut, belum semua membayar denda dan mengambil BB.

Salah seorang warga yang telah membayar dan memperoleh BB kembali adalah David. Warga yang tinggal di daerah Sidokare itu terjaring razia karena tidak membawa SIM saat berkendara. Dia pun dinyatakan bersalah oleh hakim dan harus membayar denda Rp 125 ribu.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : may/c7/any

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads