alexametrics

Pemkot Surabaya Pastikan Tidak Ada Pemotongan Tunjangan ASN

27 September 2021, 21:35:58 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, memastikan tidak ada pemotongan gaji maupun tunjangan aparatur sipil negara (ASN) sebagai dampak pandemi Covid-19 pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Tahun 2021.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di Surabaya, Senin, mengatakan, tidak ada pemotongan gaji dan tunjangan ASN, melakukan rasionalisasi anggaran bersumber dari sisa realisasi pos belanja pegawai pada APBD Tahun 2021.

“Jadi bukan pemotongan. Tapi yang ada adalah rasionalisasi dari sisa belanja pegawai untuk di-refocusing. Ini dikarenakan adanya sisa realisasi belanja pegawai,” kata Febriadhitya.

Rasionalisasi tersebut, lanjut dia, disebabkan adanya ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang pensiun maupun meninggal karena Covid-19.

Menurut dia, setiap ASN di Pemkot Surabaya, anggaran untuk gaji termasuk tunjangannya telah dihitung di awal atau sebelum APBD disahkan. Ketika ASN tersebut meninggal, lanjut dia, maka anggaran yang sudah disiapkan di awal itu secara otomatis tidak dapat terealisasi 100 persen.

“Uang dari ASN yang meninggal itu yang kemudian dikumpulkan untuk di-refocusing pada PAK. Termasuk dari pegawai pemkot yang pensiun atau karena adanya kekosongan jabatan,” ujarnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads