Patuhi Syaratnya, Sudah Boleh Buka Lapak Hewan Kurban di Sidoarjo

27 Juni 2022, 10:03:33 WIB

JawaPos.com- Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak masih mewabah di Sidoarjo. Namun, warga sudah diperbolehkan membuka lapak penjualan hewan kurban. Dengan syarat, tempat berdagangnya di 29 titik di 18 kecamatan yang sudah ditentukan. Tidak ada izin untuk pembukaan lapak baru.

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono menjelaskan, sejak Sabtu (25/6) pedagang diizinkan membuka lapak. Tanggal tersebut dipilih karena perhitungan 14 hari menjelang Idul Adha. Masa inkubasi virus PMK sekitar 14 hari. Asumsinya, hewan yang saat ini sehat hingga 14 hari mendatang masih akan sehat dan aman disembelih.

Tony mengatakan, titik penjualan dibatasi demi memudahkan pemantauan petugas. Sebab, petugas akan rutin mengecek untuk memastikan hewan yang dijual sehat. Bukan hanya hewannya, kondisi lapak juga bakal rutin dicek dan harus memenuhi standar seperti ada air mengalir, tempat isolasi, dan tempat pembuangan limbah.

Sekaligus, memantau apakah hewan yang dijual sudah dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) ataupun hewan yang dijual sudah divaksin. Sebab, Tony menyebut, hewan yang dijual harus dilengkapi SKKH atau surat keterangan vaksin. ’’Karena itu jualannya di lokasi yang sudah ditentukan,’’ jelasnya.

Meski titik penjualan dibatasi, tidak ada pembatasan jumlah hewan yang dijual. Yang penting sudah memenuhi persyaratan. Sebab, kebutuhan hewan kurban di Sidoarjo tiap tahun rata-rata mencapai 6.000 ekor.

Pedagang saat ini juga sudah bisa memasukkan hewan kurban ke Sidoarjo. Namun, pedagang yang akan memasukkan hewan ternak ke Sidoarjo harus izin dulu ke Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo.

’’Harus dapat rekomendasi dari dinas dulu, baru boleh dimasukkan ke Sidoarjo,’’ jelas Tony. Tujuannya, hewan yang masuk ke Sidoarjo tersaring. Sebagai antisipasi persebaran PMK.

Meski tiap lapak yang terdaftar sudah boleh berdagang, belum semua buka. Di lapak Pagerwojo, Kecamatan Buduran, misalnya. Mereka baru akan buka hari ini. Kemarin masih penyiapan lapak. ’’Baru buka besok (hari ini, Red) karena baru selesai penyiapan tempat. Tapi, kalau untuk ternaknya sehat semua dan seluruh izinnya sudah kami urus,’’ tutur penjual di tempat tersebut, Winarto.

Untuk meyakinkan pembeli bahwa ternaknya sehat, Winarto siap mengirim ternak saat Idul Adha. Dengan begitu, pembeli tidak perlu khawatir ternaknya bakal sakit saat akan disembelih. ’’Kami antar langsung ke masjid juga bisa,’’ ujarnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : uzi/c17/any

Saksikan video menarik berikut ini: