Holywings Surabaya Tutup Sementara akibat Promosi Berbau SARA

27 Juni 2022, 14:47:39 WIB

JawaPos.com–Holywings Surabaya memutuskan tutup sementara. Keputusan penutupan itu dilakukan akibat kasus promosi gratis minuman beralkohol untuk pengunjung bernama Maria dan Muhammad.

Meski kasus itu terjadi di Holywings Jakarta, Holywings Surabaya memutuskan tutup pasca tuntutan GP Ansor.  Sabtu (25/6), Polrestabes Surabaya mempertemukan kedua belah pihak, yakni GP Ansor dengan perwakilan manajemen Holywings Surabaya.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya H.M. Faridz Afif mengatakan, telah dimediasi polisi dengan perwakilan dari Holywings Surabaya. Dalam pertemuan itu, keduanya menyepakati beberapa hal.

”Di sini ada Pemkot Surabaya diwakili Satpol PP, kami Ansor dan Banser Surabaya, menyampaikan tuntutan kepada Holywings Surabaya agar tidak gaduh, supaya kondusif, aman, tentram, dan nyaman,” kata Afif pada Senin (27/6).

Dalam pertemuan di Polrestabes Surabaya itu, keduanya mencapai kesepakatan. Yakni, GP Ansor batal melakukan demonstrasi penutupan. Sebelumnya, GP Ansor berencana melakukan demonstrasi penutupan Holywings di Surabaya. Namun pasca pertemuan itu, GP Ansor memutuskan membatalkan aksi. Kemudian, Holywings wajib tutup sementara.

Afif menyebut, kesepakatan itu berlanjut pada beberapa tuntutan dari GP Ansor.

Dia antaranya, manajemen harus menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga. Utamanya pada Warga Kota Surabaya.

”Kemudian, Holywings Surabaya wajib berjanji tidak mengulangi lagi. Harus ada janji bahwa manajemen Holywings untuk melakukan tindakan seperti itu. Jika dilakukan lagi, harus tutup permanen,” tegas Faridz Afif.

Selanjutnya, kata dia, GP Ansor dan Banser Surabaya minta manajemen Holywings menutup sementara waktu sejak Minggu (26/6) malam.

Saat ditanya keterlibatan Holywings Surabaya dalam promo itu, Afif menyatakan, dari hasil pertemuan diketahui tidak ada promo tersebut di Surabaya. Namun kegaduhan tetap saja terjadi.

”Di situ (promo) tidak ada. Posternya Holywings Jakarta, Holywings Surabaya ini terimbas,” ucap Faridz Afif.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: