alexametrics

Gelapkan Aset BCA Rp 13 Miliar, Bos Perusahaan Asal Surabaya Ditangkap

27 Mei 2022, 16:16:33 WIB

JawaPos.com- Nama pria itu Amir Djoewito. Usianya sudah 57 tahun. Dulu, dia adalah bos dari PT Nusantara Citra Alam Raya (NCAR). Di situsnya, sebuah perusahaan yang bergerak di woodworking dan manufacturing. Alamatnya di Jalan Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik.

Sejak Rabu (25/5) lalu, Amir tidak lagi bisa menghirup udara bebas. Lelaki asal Surabaya itu dibekuk oleh tim gabungan dari Kejaksaan Agung, Kejati Jatim, dan Kejari Gresik. Dia diamankan ketika makan-makan di sebuah restoran di Jalan Embong Malang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Amir ditangkap karena telah telah berstatus sebagai terpidana. Dalam putusan hukumnya, dia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan aset fidusia milik PT Bank BCA. Nilai nominalnya mencapai Rp 13 miliar. Kejadiannya pada 2012 lalu.

Dalam foto yang dapat Jawa Pos, Amir dibawa dengan menggunakan Toyota Fortuner hitam. Dia mengenakan baju merah bermotf. Berpadu celana hitam. Bersandal. Wajahnya sudah tampak  menua. Gurat-guratnya begitu terlihat. Amir pun lantas dibawa tempat barunya: Rutan Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Cerme.

Keberhasilan tim tangkap buron (tabur) melakukan eksekusi terhadap Amir itu layak mendapat apresiasi. Dia sudah 10 tahun menjadi buron. Sudah lama  namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kendati demikian, ternyata dia ditangkap ketika makan di sebuah restoran itu.

Kasiintel Kejari Gresik Deni Niswansyah menjelaskan, sebelum dieksekusi, buron asal Bubutan, Surabaya, itu sempat mengajukan peninjauan kembali (PK). Namun, upaya PK ditolak MA. Untuk dapat mengangkap terpidana itu butuh waktu cukup lama. Tim melakukan pengintaian selama kurang lebih 3 bulan untuk memastikan aktivitas dan gerak-geriknya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : Ludry Prayiga

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads