alexametrics

Baru Boleh Jual Hewan Kurban 14 Hari Jelang Idul Adha

27 Mei 2022, 16:26:23 WIB

JawaPos.com- Hari Raya Idul Adha tinggal hitunagn pekan. Diperkirakan jatuh pada Sabtu, 9 Juli mendatang. Namun, para pedagang ternak di Sidoarjo disarankan berjualan 14 hari sebelum Idul Kurban. Termasuk bagi para pedagang dadakan yang biasanya membuka lapak di pinggir jalan.

Kebijakan itu diambil tidak lain lantaran merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sidoarjo termasuk salah satu kabupaten/kota di Jatim yang terpapar PMK itu.

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono mengatakan, lalu lintas hewan sedikit dilonggarkan menjelang Idul Adha. Untuk saat ini, pihaknya masih tetap membatasi lalu lintas ternak. Hewan tak boleh keluar atau masuk ke Sidoarjo, kecuali langsung dipotong di rumah pemotongan hewan.

’’Kalau sekarang takut kena virus PMK, disarankan jualan 14 hari sebelum hari H karena masa inkubasi virus PMK 14 hari. Kalau kondisi sekarang terlalu lama, bisa jadi hari H malah sakit kena PMK,’’ terang Tony.

Dia menjelaskan, sesuai edaran menteri pertanian, setiap pedagang yang berjualan harus mengajukan izin ke dinas. Ternak yang dijual harus punya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal jika dikirim dari luar kota. Karena itu, 14 hari menjelang Idul Adha, pihaknya baru mengeluarkan SKKH bagi pedagang yang memeriksakan ternaknya.

Tony menambahkan, karena masih wabah PMK, bukan hanya SKKH yang harus dilengkapi peternak atau pedagang. Namun, mereka juga harus menyediakan kandang isolasi bagi hewan yang sakit dan tempat untuk menampung kotoran hewan. ’’Untuk sekarang, kami belum mengeluarkan SKKH,’’ katanya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : uzi/c7/any

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads