alexametrics
Pemberlakuan PSBB Jilid III

Jumlah Kendaraan Masuk Kota Surabaya Menurun, Dalam Kota Padat

27 Mei 2020, 17:48:29 WIB

JawaPos.com – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid III resmi diberlakukan Selasa (26/5). Pemeriksaan di pintu masuk Surabaya diperketat. Alhasil, volume kendaraan yang masuk dari beberapa titik perbatasan menurun jika dibandingkan saat Idul Fitri lalu. Sayangnya, volume kendaraan di dalam kota justru meningkat.

Aktivitas pemeriksaan di checkpoint bundaran Waru kemarin sedikit lengang. Hal tersebut berbanding jauh dengan Senin (25/5). Saat itu ada sekitar seribu kendaraan yang disuruh putar balik oleh petugas. Penyebabnya, melanggar aturan PSBB. ’’Pas H+2, volume kendaraan tinggi,’’ ujar Kaurbinops (KBO) Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M. Suud kemarin sore.

Kemarin, kata Suud, volume kendaraan di perbatasan menurun. Bahkan, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, terjadi penurunan sekitar 40 persen.

Ada beberapa faktor penyebab. Misalnya, beberapa industri belum kembali beroperasi normal. Selain itu, banyak warga yang masih libur karena masih momen Idul Fitri.

Terutama bagi para wiraswasta. Di samping itu, masyarakat enggan melewati pos perbatasan lantaran pemeriksaan makin ketat. Hanya, menurunnya volume kendaraan yang masuk ke Surabaya belum diimbangi dengan aktivitas warga.

Sebab, menurut Suud, volume kendaraan di dalam kota justru meningkat. Terbukti, kondisi beberapa jalan yang sebelumnya sepi malah mulai ramai kemarin.

Sementara itu, masih terjadi kepadatan kendaraan roda dua dan empat di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Kepadatan itu terlihat mulai pukul 10.00 hingga menjelang duhur. Di posko checkpoint, para pengendara harus melambatkan laju kendaraan untuk diperiksa kemarin.

Daniel, salah seorang petugas posko checkpoint, menyatakan bahwa semua pengendara diharuskan menjalani sejumlah pemeriksaan. Di antaranya, suhu tubuh dan identitas dicek serta ditanyai keperluan saat hendak memasuki Surabaya. Para pengendara bisa melanjutkan perjalanan setelah melalui sterilisasi dari petugas.

Di tempat terpisah, Kanitlaka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Dodik Eko Susanto menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan dari arah Madura menuju Surabaya terbilang normal. Sebab, kata dia, salah satu tanda kemacetan parah adalah panjang kendaraan melintasi bentang Jembatan Suramadu. ’’Masih tergolong normal. Hanya padat kendaraannya,’’ katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/zam/c14/git

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads