alexametrics

Catut Nama BUMN, Korban Rugi Miliaran, Wanita Asal Sidoarjo Dilaporkan

27 April 2022, 05:00:33 WIB

JawaPos.com- Belum lama warga Surabaya, Gresik, Lamongan, dan sekitarnya dihebohkan kasus investasi bodong ’’Invest Yuk!’’ dengan kerugian korban miliaran rupiah, kini muncul penipuan baru. Yakni, mengiming-imingi para korbannya bisa bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Seperti dilaporkan Jawa Pos Radar Lamongan (23/4), kasus penipuan terkuak setelah ada orang melapor. Terlapornya adalah NFR, warga yang tinggal di Perumahan Puri Surya Gedangan, Sidoarjo.

Modus operandinya, korban diminta terlapor untuk menyetorkan sejumlah uang agar bisa bekerja di PT Kimia Farma, salah satu BUMN. Sejauh ini, total kerugian dari 11 korban yang melapor itu mencapai Rp 1,2 miliar.

Menurut Umar Wijaya, kuasa hukum pelapor, pihaknya memang diminta untuk mendampingi 11 kliennya yang diwakili oleh Dimas Agung, salah seorang korban. Dia sudah melapor ke Polres Lamongan. ‘’Untuk korban dari berbagai daerah. Seperti Sidoarjo, Lamongan, Bojonegoro, Madiun, dan Jakarta,’’ tegasnya.

Dari keterangan kliennya, rata-rata korban ditawari terlapor dapat bekerja di berbagai bidang di PT Kimia Farma. Mulai menjadi bagian administrasi hingga staf. Jumlah uang yang disetorkan bervariasi. Mayoritas kliennya mengangsur pembayaran ke rumah terlapor di Sidoarjo.

Setelah melunasi pembayaran, kliennya diajak terlapor ke Jakarta. Tujuannya,  mengikuti pelatihan selama 1 bulan. Ternyata, pelatihan itu hanya bagian dari modus operandi terlapor.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mal/ind

Saksikan video menarik berikut ini: