alexametrics

Swab Hunter Laksanakan Tes Covid-19 untuk ASN Pemkot Surabaya

26 November 2021, 21:16:06 WIB

JawaPos.com–Kamis (25/11), terdapat 2 kasus aktif baru di Kota Surabaya. Untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar finding case atau pencarian kasus. Upaya itu dilakukan dengan swab case di lingkungan perkantoran. Pelaksanaan tersebut, menyasar 10 persen dari total pegawai untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menyatakan, hasil pelaksanaan tes swab tersebut tidak ditemukan kasus baru. Artinya, selama dua hari pelaksanaan, ASN di lingkungan Pemkot Surabaya dinyatakan negatif Covid-19.

”Tahap pertama kami mulai untuk ASN. Sebanyak 428 ASN sudah dites swab dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” ujar Febriadhitya Prajatara, Jumat (26/11).

Dia menerangkan, sebanyak 428 ASN tersebut, berasal dari 21 organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni, Administrasi Pemerintahan (Adpem) sebanyak 11 orang, Bagian Hukum 44 orang, Badan Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah (BAPOD) 15 orang, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) 7 orang.

Selanjutnya, Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset (BLP2A) sebanyak 14 orang, Hubungan Masyarakat (Humas) 4 orang, Bagian Kerja Sama 52 orang, Bagian Umum Protokol 18 orang, Dinas Koperasi 19 orang, dan Dinas Penanaman Modal 2 orang. Dinas Perdagangan 18 orang, Dinas Perpustakaan 43 orang, Dinas Pariwisata 27 orang, Dispendukcapil 19 orang, Dinas Pemuda dan Olahraga 17 orang, Dinas Perpustakaan dan Arsip 3 orang.

Selain itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) 13 orang, Dinas Pemadam Kebakaran 79 orang, dan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) 23 orang.

”Tahap pertama ini digelar hingga 6 Desember. Tahap kedua, yakni pada 2 Desember untuk lingkungan BUMD dan tahap ketiga pada 3 Desember untuk lingkungan BUMN, serta dilanjutkan ke perusahaan swasta,” terang Febriadhitya Prajatara.

Dia menjelaskan, pelaksanaan tes swab 10 persen tersebut, berdasar SE tentang Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Melalui Penemuan Aktif Kasus. Surat edaran itu telah ditandatangani Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

”Kami juga memperhitungkan jumlah pegawai. Apabila, di atas 50 orang, akan dilakukan tes swab sebanyak 10 persen, tapi kalau itu di bawah 50 orang, seluruh pegawai di tempat kerja tersebut akan kami lakukan tes swab,” papar Febriadhitya Prajatara.

Untuk mengawasi dan mengendalikan Covid-19 di Kota Surabaya, pihaknya terus mengaktifkan Swab Hunter dan Vaksin Hunter di tiap kelurahan. Hal itu dilakukan agar warga Kota Surabaya tidak abai dengan penerapan protokol kesehatan.

”Berdasar data per Kamis (25/11) terdapat 9 orang positif Covid-19. Makanya kita tidak boleh abai dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Febriadhitya Prajatara.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads