alexametrics

RSPAL dr Ramelan Operasi Dada Cekung Pertama di Jatim

Berlangsung Satu Jam, Metode Invasif Minimal
26 November 2021, 11:11:13 WIB

JawaPos.com – Dada cekung atau pectus excavatum merupakan kelainan dinding dada yang tumbuh abnormal ke dalam. Kondisi itu bisa ditangani dengan prosedur operasi. Untuk kali pertama di Jawa Timur (Jatim), Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan, Surabaya, melakukan tindakan tersebut pada 23 November lalu. Operasi Nuss procedure itu dipimpin Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra D.I. SpB SpBTKV.

Prosedur tersebut dijalani pasien bernama Andika asal Surabaya. Pemuda 16 tahun itu mengalami kelainan dada cekung sejak lahir. Dia memiliki sejumlah keluhan sejak setahun terakhir. Misalnya, sesak dan nyeri dada serta mudah lelah saat beraktivitas.

Setelah didiagnosis, Andika ternyata mengalami pectus excavatum. Kelainan dinding dada kongenital ketika dada tengah dan tulang iga tumbuh abnormal ke dalam.

Tim dokter memutuskan untuk melakukan prosedur operasi penempatan implan atau pectus bar. Implan yang digunakan berfungsi membantu memosisikan struktur tulang yang tepat. Setelah mencapai bentuk tulang dada yang optimal, implan itu akan dilepas. ”Kira-kira dua tahun,” kata dr Nalendra.

Operasi tersebut hanya pernah dilakukan di Jakarta, tetapi tergolong masih sedikit. Hanya lima kali. Kali ini RPAL dr Ramelan berhasil melakukannya untuk kali pertama di Jatim. Langkah itu didukung dengan alat yang didatangkan langsung dari Amerika Serikat. ”Sejak awal, kami optimistis karena prosedurnya tergolong sederhana. Tapi, memang alatnya baru ada,” ujar dr Nalendra.

Tujuh tenaga kesehatan melakukan tindakan tersebut. Operasi berlangsung selama satu jam dengan invasif minimal. Yaitu, pendarahan yang lebih sedikit dan pemulihan pascaoperasi yang cepat. Sekitar satu minggu.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : nas/c14/git




Close Ads