alexametrics

ITS Kini Punya 132 Profesor

26 November 2020, 21:19:55 WIB

JawaPos.com – Delapan guru besar (gubes) baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dikukuhkan secara luring di Gedung Research Center, Rabu (25/11). Hingga kini, ITS memiliki total 132 gubes. Jumlah tersebut menginjak angka target 10 persen dari total 966 dosen di ITS.

Prosesi pengukuhan digelar secara luring dan disiarkan secara langsung melalui media informasi ITS. Tidak ada tamu undangan secara luring. Sebab, situasi dan kondisi pandemi Covid-19 belum mereda.

Di antara delapan gubes tersebut, empat orang berasal daari fakultas sains dan analitika data. Mereka adalah Prof Agus Purwanto (bidang ilmu fisika teori), Prof Chairul Imron (bidang pemodelan matematika dan simulasi numerik), Prof Triwikantoro (bidang ilmu fisika logam), dan Prof Djoko Hartanto (bidang kimia anorganik bahan alam).

Selain itu, ada Prof Ridho Bayuaji dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Fakultas Vokasi ITS. Kemudian, Prof Heri Supomo, gubes bidang ilmu teknologi produksi dan material kapal dari Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan ITS.

Lalu, Prof Tohari Ahmad, gubes bidang keamanan informasi dan jaringan dari departemen teknik informatika. Dan, Prof Harus Laksana Guntur, gubes bidang keahlian rekayasa peredam getaran dari departemen teknik mesin.

Ketua Dewan Profesor ITS Prof Dr Ir Nadjaji Anwar MSc mengatakan, delapan gubes yang baru dikukuhkan tersebut menggenapi jumlah gubes di ITS menjadi 132 profesor. Jumlah itu merupakan pengukuhan terbesar di ITS. ’’Ini adalah anugerah yang besar. Sebab, perlahan porsi gubes di ITS menginjak angka 10 persen dari total 966 dosen aktif,’’ katanya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Ir Mochamad Ashari MEng PhD mengatakan, bertambahnya sumber daya manusia (SDM) yang menyandang gelar profesor tentu akan berdampak baik terhadap ITS. Salah satunya, SDM profesor unggul sangat dibutuhkan untuk menunjang 16 program doktoral yang dimiliki ITS. ’’Harapannya, semakin banyaknya gubes yang dimiliki ITS juga akan meningkatkan jumlah mahasiswa pascasarjana,’’ tuturnya.

Selain itu, banyaknya profesor di ITS dapat meningkatkan prestasi mahasiswa. Para profesor bisa memberikan pendampingan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam mencapai prestasi.

’’Kemampuan para profesor yang baru dilantik tidak diragukan lagi. Sebelum menjadi profesor saja, mereka dapat menjaring prestasi mahasiswa,’’ jelas guru besar dari departemen teknik elektro itu.

Ashari menuturkan, bertambahnya jumlah profesor juga akan membantu kenaikan kontribusi ITS terhadap publikasi internasional. Juga, membantu meningkatkan jumlah mahasiswa pascasarjana ITS. ’’Para profesor bisa bergabung dengan komunitas yang dimiliki ITS. Misalnya, Research Center dan Innovative Center,’’ ujarnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ayu/c7/git


Close Ads