alexametrics

Ini Rencana-Rencana PTM Terbatas di Surabaya Raya

26 Agustus 2021, 17:12:37 WIB

JawaPos.com – Pemkot Surabaya tak ingin gegabah dalam mengambil kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM). Meski sudah PPKM level 3, namun masih ada evaluasi kembali persiapan sarana-prasarana dan protokol kesehatan (prokes) di sekolah-sekolah. Yang akan menjalani PTM terbatas kemungkinan untuk tingkat SMP dan SMA terlebih dahulu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan bahwa persiapan hingga simulasi PTM itu sudah disiapkan jauh-jauh hari. Pemkot memahami, tidak sedikit warga yang ingin PTM segera berjalan. Sebab, pembelajaran jarak jauh (PJJ) menuai hambatan. Guru kesulitan dalam menyampaikan materi. Setali tiga uang, siswa juga sukar mencerna ilmu yang disampaikan.

”Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah disiapkan jauh-jauh hari. Namun, tersendat karena waktu itu Covid-19 naik. Saat ini Surabaya sudah level 3. Kami akan rapat pentahelix terlebih dahulu,’’ ucap Wali Kota Eri Cahyadi kemarin (25/8). Pentahelix itu meliputi unsur pemerintah, akademisi, pengusaha, media, dan komunitas atau masyarakat.

Pada pertemuan itu, akan diambil sejumlah keputusan. Misalnya, ketika PTM terbatas disetujui, berapa persen siswa yang masuk. Berapa jam pembelajaran. Juga penentuan siswa jenjang mana yang diperbolehkan PTM terbatas.

Mantan kepala bappeko itu memberikan gambaran awal. Siswa SMP dan SMA mungkin diperbolehkan melakukan PTM terbatas. Sebab, mereka sudah memahami prokes. ”Sudah aware karena sudah besar,” jelasnya.

Selain itu, standard operating procedure (SOP) PTM terbatas harus dibuat dengan detail. Termasuk sarpras serta teknis penyelenggaraan pengajaran di kelas. ’’Di dalam kelas masker tidak boleh dilepas,’’ paparnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : aph/mar/may/son/c6/c/14/jun/any/diq

Saksikan video menarik berikut ini: