alexametrics

Warga Surabaya Diimbau Bijak Gunakan Aplikasi Lawan Covid-19

26 Maret 2020, 19:59:45 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya mengimbau warganya agar bijak dalam menggunakan aplikasi deteksi dini pada laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id. Banyak masyarakat yang hanya sekadar iseng atau main-main dalam menggunakan aplikasi deteksi dini itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya M. Fikser seperti dilansir Antara pada Kamis (26/3) menjelaskan, data informasi yang disampaikan pengguna melalui aplikasi tersebut, menjadi dasar pemerintah dalam mengambil tindakan ke depan.

”Kita sayangkan yang terjadi karena aplikasi Lawan Covid-19 yang kita buat bukan sekadar aplikasi main-main atau informasi biasa. Tapi ini kita coba memberikan keterangan yang jelas lalu tindakan pemerintah seperti apa,” kata Fikser.

Menurut Fikser, layanan pada aplikasi tersebut, sebagai upaya deteksi dini Covid-19 dengan melibatkan masyarakat. Karena itu, dalam laman tersebut terdapat disclaimer yang mewajibkan pengguna mengisi formulir dengan benar.

”Di situ, bila kita isi ada disclaimer, minta kepada yang bersangkutan harus jujur dan benar mengisi data-data. Karena data itu rahasia buat dinas kesehatan juga,” ujar Fikser.

Apalagi, kata Fikser, saat ini situasinya sudah tidak seperti biasa atau dalam keadaan darurat. Untuk itu, pihaknya berharap warga mempunyai kesadaran yang tinggi, jujur dalam mengisi formulir yang tersedia pada aplikasi tersebut. Sebab, jawaban yang diisi pengguna aplikasi itu akan diikuti tindakan petugas di lapangan.

”Kalau diisi benar semua sesuai dengan mengarah ke hal tertentu, teman-teman dinas kesehatan akan melakukan pengecekan ke rumah, benar tidak apakah ada yang seperti itu. Namun, ternyata ada yang hanya sekadar main-mainan. Ini sangat disayangkan,” ucap Fikser.

Untuk itu, kata dia, dalam kondisi seperti ini, tidak baik membuat informasi yang tidak benar. Apalagi, saat ini jumlah petugas kesehatan juga terbatas. Sebab, mereka juga harus membagi waktu untuk merawat yang lain.

”Ternyata ada yang hanya sekadar main-main, ini sangat disayangkan. Dan isinya memang ada yang alamat palsu atau hanya main-main, hanya ingin tahu pemerintah serius atau tidak,” kata Fikser.

Dia menegaskan, ke depan bakal mengambil langkah tegas bagi mereka yang sekadar iseng atau menyampaikan informasi palsu dalam laman aplikasi deteksi dini tersebut. Tindakan tegas tersebut, sebagai langkah untuk menekan informasi hoaks agar tidak beredar luas di masyarakat. ”Ini kita lagi rekap apa saja yang lapor, kita akan konsultasikan dengan Bagian Hukum, kita akan ambil langkah-langkah seperti apa yang begini-begini,” kata Fikser.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=0MGzY2g6H7k
 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads