alexametrics

Sebanyak 31 Kasus DBD di Surabaya Serang Anak 5–14 Tahun

26 Januari 2022, 11:02:28 WIB

Selain itu, kata dia, dapat pula dilakukan upaya pencegahan lain untuk mengurangi risiko tergigit nyamuk. Salah satunya dengan menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa nyamuk, menggunakan kelambu, menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan baju panjang, serta menghindari menumpuk barang-barang dan menggantung pakaian, karena itu akan menjadi tempat peristirahatan nyamuk.

Menurut Nanik, kondisi musim hujan dengan curah hujan yang tidak menentu disertai cuaca panas, menimbulkan potensi peningkatan populasi nyamuk dan tingkat agresivitas nyamuk vektor atau pembawa virus dengue. Karena itu, kasus DBD di Kota Surabaya juga mengalami peningkatan pada awal Januari.

Naniek mengimbau seluruh warga Surabaya untuk waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada jentik di lingkungannya masing-masing. Baik dalam maupun di luar rumah.

Nanik memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan terus menguatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD. Salah satunya dengan melakukan kerja bakti masal dan PSN serentak untuk memberantas tempat berkembangbiaknya nyamuk, menguatkan peran dan fungsi kader kesehatan untuk memantau lingkungan di masyarakat.

Selain itu, Dinkes akan terus melakukan konsultasi dengan ahli/pakar terkait perkembangan kondisi Infeksi Dengue di Indonesia dan melakukan pemeriksaan identifikasi spesies jentik di Kota Surabaya dari beberapa habitat potensial lain, selain air bersih yang dicurigai berisiko menjadi tempat berkembangbiaknya jentik aedes seperti genangan di selokan atau parit.

”Berbagai upaya ini penting supaya kita bisa melakukan pencegahan yang lebih optimal. Jadi, ayo kami bersama-sama mencegah DBD dengan memberantas jentik,” ucap Nanik.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: