alexametrics

Sebanyak 31 Kasus DBD di Surabaya Serang Anak 5–14 Tahun

26 Januari 2022, 11:02:28 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 31 kasus yang terkonfirmasi demam berdarah dengue (DBD) di Kota Surabaya, selama Januari, mayoritas menyerang anak usia 5 hingga 14 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, mengingat cepatnya perubahan kondisi klinis pasien DBD, diharapkan masyarakat segera melakukan pemeriksaan laboratorium rutin terhadap kasus demam lebih dari 3 hari.

”Tentunya dengan gejala yang mengarah ke infeksi dengue seperti nyeri kepala, mual, nyeri otot, nyeri di belakang bola mata, dan adanya bercak kemerahan di kulit,” kata Nanik seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Rabu (26/1).

Apabila sudah didiagnosis positif DBD, lanjut dia, segera melaporkan ke puskesmas terdekat atau ke kelurahan atau kecamatan untuk segera dilakukan penyelidikan epidemiologi. Yakni kegiatan pencarian penderita demam serta pemeriksaan jentik nyamuk penular DBD di rumah penderita dan rumah sekitarnya dalam radius 100 meter.

Setelah itu, lanjut dia, penyelidikan epidemiologi dilanjutkan dengan penanggulangan fokus yang terdiri atas penguatan PSN. Hal itu penting dilakukan untuk memastikan benar-benar tidak ada jentik nyamuk, lavarsidasi selektif untuk memberantas jentik penampungan air yang sulit dikuras, dan juga fogging fokus untuk memutus mata rantai penularan apabila ditemukan adanya jentik atau nyamuk penular di wilayah tersebut.

”Selanjutnya, upaya penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit DBD adalah Gerakan 3M Plus dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik secara serentak dan terus menerus oleh seluruh masyarakat bersama stakeholder, mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan bersama dengan puskesmas dan kader kesehatan lainnya,” ujar Nanik.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads