alexametrics

Mahasiswa Sidoarjo Pasang Tarif Prostitusi Anak Rp 500 Ribu-Rp 2 Juta

26 Januari 2021, 19:13:11 WIB

JawaPos.com – Unit IV Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Peristiwa terjadi di Kelurahan Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo pada Kamis (21/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Praktik prostitusi ini dikendalikan oleh seorang mahasiswa asal Tambak Rejo berinisial AP, 21. Tak main-main, dia berani menawarkan jasa esek-esek anak di bawah umur kepada pria hidung belang.

“Berawal bulan Januari 2021 tersangka mengenal sebut saja Mawar, 15. Kemudian menawarkan wanita itu untuk dibantu boking order (BO) melalui online,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Selasa (26/1).

Tersangka kemudian menggungah konten berisi penawaran jasa layanan prostitusi diberbagai media sosial (medsos). Seperti Michat, WhatsApp Group (WAG), dan grup Faceebook.

“Tersangka mematok tarif bervariasi. Untuk layanan prostisusi ini, pelaku memasang tarif sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta,” imbuh Gatot.

Unggahan tersangka kemudian terdeteksi oleh Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim yang sedang berpatroli. Petugas selanjutnya menganalisa keberadaan pemilik akun. Tersangka akhirnya ditangkap di rumahnya di daerah Waru Kabupaten.

Baca juga: Polresta Banyuwangi Bekuk Mucikari Penyedia Janda

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit handphone Xiaomi Redmi Note 9 dan satu unit handphone merk Asus. Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 296 KUHP. Dia terancam pidama 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan




Close Ads