Dapil Pemilu 2024 di 20 Kabupaten/Kota Jawa Timur Berpotensi Berubah

Jumlah Kursi Legislatif Tetap
25 November 2022, 16:48:14 WIB

JawaPos.com – KPU Jatim dan kabupaten/kota tengah membahas penyusunan daerah pemilihan (dapil) dalam pelaksanaan Pemilu 2024 di Jatim. Berdasar hasil sementara, yang dipastikan tidak berubah adalah dapil pemilihan anggota DPRD tingkat provinsi dan DPR.

Sementara itu, untuk pemilihan DPRD tingkat II, ada sejumlah kabupaten/kota di Jatim yang berpotensi mengalami perubahan jumlah dapil. Ada yang ditambah dan ada pula yang dikurangi.

Kemarin KPU Jatim menyampaikan rancangan dapil Pemilu 2024. Tercatat ada 20 kabupaten/kota yang mengusulkan perubahan dapil di Pemilu 2024. Misalnya, Mojokerto dari sebelumnya lima dapil mengajukan rancangan menjadi delapan dapil.

Atau, Trenggalek dari empat dapil menjadi enam dapil. Sementara itu, Ponorogo mengurangi dapilnya. Dari semula enam dapil menjadi lima dapil. ’’Ini masih bersifat rancangan. Tujuannya, agar masyarakat tahu,’’ ucap Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim Insan Qoriawan kemarin.

Setelah itu, rancangan tersebut diuji publik di masyarakat untuk kemudian diusulkan ke KPU RI. Jika diterima, dapil di tingkat kabupaten/kota bakal berubah. Demikian pula sebaliknya.

Dalam penyusunan dapil, ada tujuh prinsip yang dipakai KPU. Yakni, kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan.

Sementara itu, untuk alokasi kursi anggota legislatif, jumlahnya sama persis dengan Pemilu 2019. Baik itu pemilu DPR, DPRD Jatim, maupun DPRD kabupaten/kota.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam memaparkan, hal itu sesuai dengan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. ’’Di mana jumlah kursi maupun dapil sudah ditetapkan dalam lampiran,’’ terangnya.

Untuk DPRD Jatim, misalnya, jumlah kursinya tetap 120 yang tersebar di 14 dapil. ’’Perubahan kursi kemungkinan sifatnya terjadi karena pergeseran antardapil,’’ katanya.

Dia menambahkan, sosialisasi perubahan dapil pemilu perlu diketahui publik, termasuk bagi parpol. Sebab, perubahan itu bisa memengaruhi strategi pemenangan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads