Terdampak Proyek Junction Tol KLBM, Ratusan Makam Warga Dibongkar

25 Juni 2022, 21:23:48 WIB

JawaPos.com- Dalam beberapa hari terakhir, ada pemandangan tidak biasa di makam Dusun Sumbersuko, Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Banyak orang terlihat mengenakan rompi. Ada oranye dan merah. Di bagian belakangnya bertanda cross. Beberapa di antara mereka tanpa mengenakan masker.

Mereka adalah para penggali kubur. Yang direkrut terbuka pemerintah desa setempat. Sudah berhari-hari mereka bekerja. Menggali, kemudian memindahkan makam para warga dusun itu. Ke lahan makam baru. Dibantu mobil jenazah Puskesmas Wringinanom.

Makam-makam itu dipindah. Sebab, makam itu terimbas proyek. Pembangunan junction Tol Krian, Legundi, Bunder, Manyar (KLBM). Dengan proyek baru itu, ke depan tol KLBM bisa langsung terkoneksi dengan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

Maka, dari Gresik nantinya ada dua tol yang menyambung dengan tol Sumo. Satunya lagi, melintasi tol yang sudah lama ada. Yakni, dari Manyar, Kebomas, Tandes, Pasar Turi, Waru, Mojokerto hingga terhubung ke tol Trans Jawa itu.

Menurut Mustofa, kepala Desa Lebanisuko, dampak pembangunan junction tol KLBM itu setidaknya ada 390 makam terpaksa direlokasi. Ke lokasi baru. Berjarak 600 meter dari kuburan awal. Pemindahan dilakukan bertahap. Untuk memindah ratusan makam, tentu butuh waktu panjang. ’’Sudah dilakukan sejak empat hari ini,’’ katanya.

Total ada 26 orang yang bertugas untuk membongkar dan memindahkan makam tersebut. ‘’Ada bantuan excavator kecil, melakukan pencarian sisa-sisa jenazah. Ini masih ketemu 200 makam lebih,’’ ucap Mustofa.

Dia menyebut tidak ada penolakan dari masyarakat. Sebelumnya, warga sudah mendapat sosialisasi dari pihak-pihak terkait. Mereka dapat memahami kondisi kedaruratan. Pihak keluarga juga mendapatkan kompensasi. Lanjutan tol KLBM itu pun demi kepentingan dan kemanfaatan umum.

Untuk diketahui, pihak PT Waskita Bumi Wira (WBW) sempat menargetkan, konektivitas tol KLBM dengan tol Sumo itu bisa terealisasi pada 2021. Dengan konektivitas itu, diharapkan mampu mendongkrak investasi di Gresik dan sekitarnya. Sebab, akses distribusi barang akan semakin mudah.

Alokasi anggaran untuk mengerjakan junction tersebut mencapai Rp 1,2 triliun. Ada delapan ramp yang dibangun. Melihat gambarnya, mayoritas ramp penghubung itu berada di atas tanah atau layang-melingkar. Namun, target itu molor dampak pandemi Covid-19.

Pun begitu dengan lanjutan pengerjaan tol dari KLBM untuk ruas Kebomas ke Manyar. Hingga kini belum tuntas. Namun, kabarnya progres tetap jalan. Yang jelas, rencananya untuk exit gate di wilayah Manyar itu berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik. Di lahan JIIPE, saat ini juga tengah dibangun industri smelter yang disebut terbesar di dunia oleh PT Freeport Indonesia.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : Galih Wicaksono

Saksikan video menarik berikut ini: