alexametrics

Diiming-imingi Baju Baru, Malah Kehilangan 15 Perhiasan

Dua Perempuan Jadi Korban
25 Mei 2022, 16:01:16 WIB

JawaPos.com – Supriyanto mencari perempuan yang mengenakan perhiasan menonjol untuk ditipu. Diawali dengan kenalan, cepat akrab, dan ngajak jalan-jalan. Korban juga diajak ke mal dengan iming-iming dibelikan baju. Saat korban lengah memilih baju, Supriyanto kabur dengan membawa tas dan perhiasan korban. Salah seorang korban merugi hingga Rp 25 juta.

”Selain menipu, terdakwa mencabuli korbannya. Kami tuntut hukuman empat tahun penjara dengan jeratan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan,” ujar jaksa Siska Christina saat dikonfirmasi seusai sidang yang berlangsung secara tertutup di Pengadilan Negeri Surabaya Selasa (24/5).

Jaksa Siska dalam dakwaannya menyatakan, Supriyanto awalnya berkenalan dengan LI di dalam bus tujuan Surabaya. Sesampainya di Terminal Purabaya, dia mengajak LI ke Royal Plaza untuk dibelikan baju. LI yang senang akan dibelikan baju oleh pria yang baru saja dikenalnya menuruti saja. Sesampainya di mal, Supriyanto memilihkan baju yang akan dibeli dan meminta LI untuk mencoba memakainya di kamar ganti.

Namun, sebelum masuk kamar ganti, Supriyanto meminta LI melepas semua perhiasan yang dikenakannya. Alasannya, di mal tersebut banyak maling. LI yang percaya langsung melepas cincin emas seberat 4 gram, dua cincin seberat 2 gram, dan 12 biji gelang keroncong.

Saat melucuti perhiasan, terdakwa sempat mencabuli korban yang disamarkan dengan gaya guyon. Perhiasan yang dilucuti tadi dimasukkan ke tas LI. Di dalam tas itu, juga ada uang Rp 3 juta, STNK, kunci sepeda motor Honda PCX, jam tangan, dan surat-surat lain.

Supriyanto kemudian meminta LI menitipkan tas tersebut di tempat penitipan barang di dalam mal. Setelah itu, LI mencoba pakaian yang akan dibeli di kamar ganti. Supriyanto sempat membayar baju yang dibeli LI di kasir dan mengajak perempuan tersebut berbelanja lagi.

Namun, sebelum itu, dia meminta LI mengambil tas yang dititipkan dan membawakan tas LI saat perempuan itu memilih-milih baju dan mencobanya di kamar ganti. ’’Saat itu terdakwa pergi meninggalkan korban dengan membawa tas korban,” tutur jaksa Siska dalam dakwaannya. LI baru sadar dia ditipu setelah keluar dari kamar ganti dan tidak menemukan Supriyanto. Akibat penipuan tersebut, LI merugi Rp 25 juta.

Sukses dengan aksi pertama, Supriyanto kembali mengulangi perbuatannya. Perempuan berinisial MA menjadi korban kedua. Modusnya sama, MA diajak berbelanja baju. Supriyanto membawa kabur HP dan uang Rp 800 ribu di dalam tas milik MA saat perempuan tersebut mencoba pakaian di kamar ganti. MA merugi Rp 5 juta.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/c12/eko

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads