alexametrics

Mikroplastik Merusak Ekosistem Kali Surabaya

25 Februari 2022, 15:48:41 WIB

JawaPos.com – Kandungan mikroplastik masih ditemukan di Kali Surabaya. Temuan itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, tingginya pencemaran detergen di sungai. Masalah tersebut tak hanya mengancam kualitas air, tetapi juga punahnya ekosistem di Kali Surabaya.

Temuan mikroplastik itu didapat dari penelitian dengan menggunakan sampel ikan di Kali Surabaya. Risetnya dilakukan secara berkala. Yakni, pada November tahun lalu dan awal bulan ini. Hasilnya, sampel yang diambil mengandung mikroplastik.

Penelitian tersebut dilakukan Community of Environment Sustainable (Co.ensis) serta Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Sampel diambil di beberapa titik. Salah satunya di Karang Pilang.

”Kami ambil enam ikan secara acak, lalu lihat pencernaannya,” kata Irkham Maulana, peneliti Co.ensis.

Irkham mengungkapkan, dalam pencernaan enam ikan itu terdapat kandungan mikroplastik. Misalnya, fiber, fragmen, filamen, dan granula. ”Ini hasil terakhir penelitian bulan ini dan masih berlangsung,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Ecoton Prigi Arisandi menyampaikan, berdasar hasil penelitian November tahun lalu, kandungan mikroplastik fiber paling banyak ditemukan di ikan. Angkanya mencapai 77 persen.

Penelitian saat itu dilakukan di sepanjang Kali Brantas hingga Kali Surabaya. Menurut dia, temuan tersebut disebabkan tingginya kandungan detergen. Termasuk masih adanya sampah plastik yang dibuang ke kali.

Prigi menjelaskan, air detergen bekas cucian juga mengandung mikroplastik seperti fiber dan sejenisnya. ”Detergen melarutkan mikroplastik di baju,” jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/c14/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads