alexametrics

Bukan karena DBD, Anak yang Meninggal di Menur Ternyata Gagal Napas

Lima Anak Lain Sempat Positif DBD
25 Januari 2022, 20:39:13 WIB

JawaPos.com–Kabar meninggalnya satu orang anak akibat demam berdarah (DB) di Menur Pumpungan diluruskan kantor kelurahan. Lurah Menur Pumpungan Hindun Masrufah menyatakan, anak tersebut meninggal karena mengalami gagal napas.

”Setelah investigasi tadi pagi (25/1) dari kelurahan, kader Bumantik puskesmas, adanya seperti ini (gagal napas),” tegas Hindun ketika ditemui pada Selasa (25/1) malam.

Anak 7 tahun itu meninggal dunia Selasa (25/1) dini hari tadi. Berdasar hasil laboratorium, anak tersebut meninggal karena gagal sirkulasi dan MODS atau sindrom disfungsi multiorgan.

”Sesuai keterangan dari RS Unair, yang bersangkutan meninggal bukan karena DBD. Tapi karena gangguan pernapasan dan MODS,” ucap Hindun.

Ditanya apakah pada awalnya anak perempuan itu sempat terkena DB, Hindun menyebut pihaknya tidak tahu. ”Hasil laborat hanya menunjukkan bahwa si anak (yang meninggal dunia) gagal napas,” imbuh Hindun.

Selain anak yang meninggal dunia tersebut, ada lima anak lain yang sempat terkena DB. Hindun meluruskan kabar yang sebelumnya tersebar bahwa ada 15 orang yang dinyatakan positif DB.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: