alexametrics

15 Anak Positif DBD, Warga Menur Pumpungan Minta Fogging

Puskesmas Sukolilo Hanya Beri Abate
25 Januari 2022, 18:25:35 WIB

JawaPos.com–Permintaan warga Kelurahan Menur Pumpungan untuk melakukan fogging di area tersebut belum direspons Pemerintah Kota Surabaya. Padahal, 15 anak positif demam berdarah dan 1 anak meninggal dunia.

Ketua RT 06/RW 10 Alim Mustofa mengatakan, wabah DBD di wilayahnya meresahkan warga. Sebab banyak anak yang kini terjangkit. Bahkan jaraknya berdekatan.

”Sampai sekarang belum ada fogging di kawasan kampung,” kata Alim Mustofa.

Total terdapat 15 anak di RW 10, Kelurahan Menur Pumpungan yang positif DBD sejak awal Januari. Wabah tersebut diderita anak-anak yang tinggal di RT 01 sampai RT 06.

Sejak wabah DBD meluas, warga sudah melaporkan kejadian itu ke pihak Puskesmas Sukolilo. Namun Puskesmas Sukolilo, hanya memberikan abate untuk warga yang berfungsi sebagai pembunuh jentik nyamuk di bak mandi.

”Padahal warga ingin supaya dilakukan fogging,” ujar Alim.

Terlebih, salah satu anak yang terjangkit DBD di Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, meninggal dunia. Korban dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (25/1).

Sebelum berpulang, anak tersebut sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit pada Selasa (25/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Siswa kelas 2 SD itu sempat pulang dari rumah sakit pada Minggu (23/1). Namun, selang sehari setelahnya pada Senin (24/1/) sore kembali masuk ICU rumah sakit.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: