alexametrics

Rayakan Imlek, Berburu Berkah dan Jauhkan Bala

25 Januari 2020, 11:50:00 WIB

JawaPos.com – Kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek sangat terasa di Kelenteng Sanggar Agung, Kenjeran Park, kemarin (24/1). Ratusan pengunjung mengalir ke kelenteng tersebut untuk berdoa dan melangsungkan berbagai ritual guna menyambut hari besar itu.

Sejumlah jemaat melepaskan burung-burung di area Kelenteng Sanggar Agung. Pelepasan burung atau makhluk hidup lainnya itu dikenal sebagai tradisi Fang Sheng Mereka membagikan kegembiraan dengan memberikan kebebasan pada binatang yang sebelumnya terkurung. Ada pula yang beranggapan dengan melepaskan binatang dari kandangnya dapat membuang sial. Mereka ingin menyambut tahun yang baru dengan harapan mendapat kemudahan di tahun berikutnya.

Hal itu juga menjadi berkah tersendiri bagi para penjual burung dan pernak-pernik Imlek di kawasan itu. Burung emprit yang biasa digunakan untuk ritual buang sial laris manis. ’’Biasanya per hari hanya 500–600 ekor. Kalau musim Imlek bisa sampai seribu lebih,’’ ujar Rozikin, salah satu pedagang.

Kelenteng Sanggar Agung sudah bersiap menyambut ribuan jamaah yang datang kemarin malam. Puncaknya hari ini (25/1). Pengunjung yang datang diperkirakan mencapai dua ribu orang.

Kemarin 13 barongsai dan 1 liong tampak beraksi di Kelenteng Sanggar Agung, Kenjeran Park, kemarin (24/1). Aksi itu meramaikan perayaan Imlek yang jatuh hari ini. Banyak pengunjung yang memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan angpao ke barongsai sebagai bentuk syukur sekaligus berharap mendapat rezeki yang melimpah.

Tarian singa dan naga itu diawali penampilan di pelataran patung Buddha empat wajah. Pertunjukan itu menarik banyak pengunjung yang kebetulan jalan-jalan di sana. Aksi kompak antarpemain memberikan suguhan atraksi yang menghibur dan unik untuk diabadikan lewat kamera. Terlebih, warna yang dipakai macam-macam. Mulai yang terang hingga gelap.

Setelah itu, rombongan bergerak ke area sembahyang. Di sana mereka memberikan penghormatan ke sang dewa. Pengunjung yang kebetulan beribadah pun tidak sungkan memberikan angpao ke mulut naga atau singa itu.

Memang, barongsai dan liang liong sering dikaitkan sebagai bentuk penarik rezeki. Karena itu, banyak acara yang mengundang tarian tradisional Tiongkok tersebut. ’’Seperti dalam pembukaan toko, pabrik, atau perayaan lain,’’ ujar Koordinator Tim Tari Singa dan Naga Ksatria Citra Satria Ongkowijoyo.

Kehadiran mereka di Kelenteng Sanggar Agung kemarin sekaligus merayakan hari jadi ke-15. Citra mengatakan, dirinya sengaja membawa rombongan untuk menyambut Imlek sekaligus berdoa di sana. ’’Kami berharap bisa semakin baik lagi di tahun-tahun mendatang,’’ jelasnya.

Saat momen Imlek seperti ini, tarian itu banyak ditampilkan. Citra mengatakan, timnya turut kebanjiran order untuk tampil. ’’Sampai perayaan Cap Go Meh nanti kami sudah full. Bahkan, sejak November 2019 banyak yang mengajukan proposal ke kami,’’ ujarnya.

Kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek juga dirasakan pengunjung Pasar Atom kemarin siang (24/1). Pertunjukan barongsai Hong De Sport Association membuat mereka terhibur. Rombongan barongsai mendatangi satu per satu toko di Pasar Atom. Kunjungan dimulai dari Pasar Atom Mall dan berakhir di Pasar Atom.

Puluhan angpao berwarna merah tertempel di atap setiap toko. Para pengunjung dan pemilik toko juga bergantian memberikan angpao ke mulut singa berbulu itu. Lalu, dengan tangan terbuka, pemilik toko meminta para barongsai masuk ke gerai usahanya. Menurut kaum Tionghoa, kunjungan barongsai diyakini bisa memberikan hoki. Khususnya para pembeli angpao.

Tidak hanya mengambil angpao, dengan menggunakan kipas, seorang pemain mengibas-ngibaskannya ke seluruh area toko yang dihampiri. Kibasan kipas dipercaya membuang sial.

Lili, 75, mengatakan bahwa meletakkan angpao di atap toko tidak untuk mempersulit para pemain barongsai dalam mendapatkan keberkahan. Tetapi memberikan tantangan terhadap mereka. Pemilik toko Lumpia Amoy itu ingin mengetahui kegigihan mereka dalam mencapai keinginan.

Sama seperti menjalani kehidupan. ’’Jika ingin sukses, kita harus bekerja keras sampai semua yang diinginkan bisa terwujud,’’ kata Lili sambil menatap serius atraksi barongsai itu

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gal/ian/c15/ady

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads