alexametrics

Gubernur Khofifah Terbitkan Larangan Tambahan Libur Nataru

24 Desember 2021, 10:48:31 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan imbauan terkait pembatasan aktivitas selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Imbauan itu tidak hanya berhubungan dengan pembatasan kegiatan masyarakat, tapi juga kegiatan usaha di berbagai sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus baru Covid-19 selama masa Nataru.

Dalam imbauannya, Khofifah meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas selama masa libur Nataru. ”Kami berharap masyarakat bisa memahami dan mengerti kondisi yang ada sekarang,’’ katanya.

Pembatasan aktivitas juga berlaku untuk sektor lain. Di antaranya, penyedia jasa transportasi, mal, restoran, bioskop, dan beberapa layanan masyarakat lainnya. Kapasitas pengunjung dibatasi maksimal 75 persen. Jam beroperasi juga dibatasi pukul 09.00 sampai 22.00. ”Semua wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.

Untuk memantau pembatasan aktivitas selama Nataru, Pemprov dan Forkopimda Jatim mendirikan 57 pos pelayanan (posyan). Jumlah itu terdiri atas 50 posyan yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan 7 posyan pada titik rest area jalan tol.

Di sektor pendidikan, pemprov melalui dinas pendidikan (dispendik) juga telah menerbitkan nota dinas bernomor 420/7836/101.1/2021 tentang penyelenggaraan pembelajaran menjelang libur Nataru 2021 dan 2022.

Masa libur semester I berlangsung pada 27‒31 Desember. Setelah itu, awal masuk semester II dimulai pada 3 Januari. Seluruh satuan pendidikan tidak diperkenankan menambah waktu libur.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riq/elo/c7/ris

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads