Wali Kota Eri Cahyadi: Perusahaan Jangan Sampai Lakukan PHK

24 November 2022, 20:59:25 WIB

JawaPos.com – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) marak terjadi pada perusahaan start-up. Pemkot Surabaya pun turut mewaspadai hal tersebut. Penyediaan lapangan kerja digenjot agar bisa membuka dan mengurangi potensi pengangguran akibat PHK.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan hingga kini kondisi start-up di Surabaya masih aman. Gairah ekonomi dan pasar Surabaya masih mampu menyokong geliat ekonomi digital.

’’Alhamdulillah, Surabaya masih belum ada kabar-kabar itu ya. Tapi, nanti kami tetap bergerak bersama dinas perindustrian tenaga kerja (disperinaker) untuk mengantisipasi dan mencegah dampak ini,’’ katanya.

Dia menyatakan sudah berkomunikasi dengan disperinaker. Instansi itu diminta menyiapkan data soal lapangan pekerjaan yang tersedia. Dengan demikian, kalaupun ada PHK, sudah ada perusahaan yang siap menampung.

’’Disperinaker sudah komunikasi dengan perusahaan-perusahaan di Surabaya. Agar jangan sampai terjadi PHK ini,’’ ungkapnya.

Selain itu, Eri menyebut program padat karya dianggap sebagai solusi utama. Bagaimanapun, buffer ekonomi harus disiapkan sejak dini. Proyek padat karya yang mengutamakan penyerapan warga yang kurang berdaya akan menjaga agar ekonomi terus berjalan. ’’Intinya, saat ini kami harus saling melengkapi satu sama lain,’’ ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Pemkot Surabaya mencatat pengangguran terbuka di Surabaya pada 2022 turun menjadi 7,62 persen. Angka itu diklaim turun dari 2021 yang mencapai 9,68 persen. Juga pada 2020 sebesar 9,79 persen.

’’Ini berarti APBD yang kami tetapkan dengan DPRD Surabaya berhasil. Terbukti, adanya penurunan angka pengangguran ini,” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gal/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads