Banjir Parah di Wringinanom Gresik Disebut Dampak Banyak Bukit Dikeruk

24 November 2022, 23:04:55 WIB

JawaPos.com- Hujan deras Kamis (24/11) sore, kembali membuat sejumlah kawasan di Kabupaten Gresik banjir. Bahkan, air tidak hanya menggenangi wilayah yang memang kerap kebanjiran saat terjadi hujan deras. Namun, kini juga merambah sejumlah desa di Kecamatan Wringinanom.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, beberapa desa yang terdampak banjir antara lain Sembung, Tajinan, Sumberwaru, Sumberame, dan Wringinanom. Kabarnya, yang terparah di Desa Wringinanom. Ketinggian air sempat mencapai perut orang dewasa. Bahkan, beberapa fasilitas umum juga terendam seperti sekolah dan puskesmas setempat.

SMAN 1 Wringinanom juga tidak luput dari terjangan banjir. Bahkan, sejumlah pelajar sempat tertahan di sekolah lantaran terkepung banjir. Hingga akhirnya pihak pemerintah desa harus mengevakuasi pelajar dengan menggunakan truk untuk dapat keluar dari sekolah. ‘’Dulu juga pernah banjir. Tapi, kali ini paling parah. Karena hujannya juga sangat deras,’’ kata sejumlah warga.

M. Abdul Qodir, ketua DPRD Gresik yang juga tinggal di Wringinanom, membenarkan bencana banjir di wilayahnya. ‘’Ini saya sedang ngecek. Alhamdulillah, rumah saya aman,’’ ungkapnya dihubungi Jawa Pos pada Kamis (24/11) malam.

Sementara itu, Prigi Arisandi, pegiat lingkungan Ecoton, mengungkapkan, banjir Wringinanom salah satunya dikarenakan hilangnya cathment area dan alih fungsi lahan untuk industri yang tidak terkendali.

Pria yang juga tinggal di Wringinanom itu menyebut, sawah-sawah yang biasanya berfungsi untuk retention zone atau tempat parkir air hujan sebelum masuk ke sungai, kini berubah menjadi pabrik dan pemukiman

Selain itu, lanjut dia, banyak bukit yang telah diratakan dan diambil tanahnya untuk material urug. Dampaknya, air tidak tertampung hingga membanjiri daerah yang sebelumnya tidak mengalami banjir.

‘’Jadi menurut saya, Kecamatan Wringinanom darurat resapan air. Bukit-bukit yang berfungsi menahan air ini sudah dipapras, akhirnya air meluncur dan menggenangi daerah pemukiman yang lebih rendah,’’ paparnya.

Selain di wilayah Wringinanom, banjir juga kembali menerjang wilayah Sumput, Kecamatan Driyorejo. Kawasan ini memang seolah menjadi langganan banjir setiap kali musim hujan dampak luapan kali Avfoer setempat. Selain itu, genangan juga sempat menyasar beberapa wilayah perkotaan. Namun, biasanya tidak lama genangan surut.

Sementara itu, untuk Kali Lamong sejauh ini masih terpantau aman, meski debit dikabarkan meninggi. Sebelumnya, pada akhir Oktober lalu, Kali Lamong sempat meluap. Di antaranya di wilayah Cermen, Kecamatan Kedamean, lantaran tanggul anak Kali Lamong jebol.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads