alexametrics

Universitas Ciputra Surabaya Sudah Kuliah Tatap Muka

24 Maret 2022, 16:04:34 WIB

JawaPos.com- Mahasiswi Prodi Teknologi Pangan Universitas Ciputra (UC) Yurika Sugiharto memaparkan pandangannya mengenai kebijakan minyak goreng dalam debat. Pencabutan satu harga dirasa memberatkan. Debat tersebut bukan untuk lomba atau diskusi kebijakan. Melainkan bagian dari kegiatan belajar-mengajar tatap muka di kampus.

Kampus-kampus di Surabaya kini sudah resmi menerima mahasiswa untuk pembelajaran luring. Sejak kuliah offline atau tatap muka, metode belajar terus berkembang supaya materi belajar tersampaikan dan mahasiswa tidak bosan. ”Nah, ini dilanjutkan lagi di kuliah dan memang lebih optimal,” kata Oki Krisbianto, dosen Prodi Teknologi Pangan UC.

Dia menjelaskan, proses belajar offline memberikan pengalaman yang lebih lengkap. Situasi debat lebih kondusif dan materi yang dipaparkan juga lebih komplet. ”Bahas belajarnya memang jadi lebih ’masuk.’ Daripada sekadar dijelaskan,” ujar Yurika.

Debat juga melatih soft skill mahasiswa dalam melakukan riset mendalam, berpikir kritis, dan menyampaikannya di depan publik. Kemampuan itu makin terasah seiring dengan pembelajaran luring resmi diberlakukan.

”Mahasiswa jurusan ini kan biasanya kurang perhatian tentang aspek kebijakan, padahal sangat memengaruhi industri pangan,” jelas Oki saat ditemui kemarin (23/3).

Dia juga dihadapkan pada kecenderungan mahasiswa yang sulit menyampaikan pandangan di depan publik. Bentuk pembelajaran yang beragam seharusnya bisa melatih lebih banyak soft skill mahasiswa. Apalagi, PTM sudah diperbolehkan sepenuhnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : dya/c14/ady

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads