alexametrics

Lubang Mirip Kolam, Jalan Mayjen Sungkono Gresik Semakin Hancur

24 Februari 2020, 18:28:15 WIB

JawaPos.com – Jalan Mayjen Sungkono belakangan semakin hancur. Banyak kubangan di mana-mana. Saat hujan mengguyur, lubang-lubang itu berubah seperti kolam. Kondisi tersebut diperparah aktivitas proyek pemasangan jaringan pipa air bersih. Hingga kini, pekerjaan itu tidak kunjung beres. Tak ayal, pengguna jalan harus merambat.

Dari pantauan Jawa Pos, di sisi selatan dekat Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, misalnya. Kemarin masih tampak proyek pipa dengan diberi pembatas road barrier. Jalan menjadi lebih sempit. Panjangnya sekitar 500 meter. Kondisi jalan terlihat rusak parah. Maklum, selama ini jalan itu menjadi lalu lintas kendaraan-kendaraan berat. Banyak industri di kanan-kiri jalur tersebut.

Sebetulnya, keluhan atas kerusakan Jalan Mayjen Sungkono akibat dampak proyek jaringan pipa tersebut bukan yang pertama. Pada 2018, kondisi serupa membuat masyarakat resah. Ratusan warga sampai turun ke jalan. Lalu, jalan itu pun diperbaiki. Namun, saat ini kondisinya kembali memprihatinkan.

Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menyebut proyek itu merupakan proyek pemasangan pipa air bersih dari Umbulan. Karena jalan itu merupakan akses alternatif warga Gresik menuju Surabaya, pihaknya meminta pihak terkait mempercepat pekerjaan. ’’Bisa dipercepat dengan menambah pekerja maupun jam kerjanya. Sebab, jalan itu tergolong jalan utama,’’ paparnya.

Saat pemasangan pipa sudah selesai, pihaknya mendesak pelaksana proyek agar rekondisi jalan segera dilaksanakan. ’’Tolong perhatikan, jangan sampai rekondisi jalan itu nanti asal-asalan,’’ tutur politikus PKB tersebut.

Sementara itu, Direktur PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengatakan bahwa proyek jaringan pipa di Jalan Mayjen Sungkono tersebut bukan proyek PDAM. Melainkan tanggung jawab program Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Umbulan. Riza, sapaannya, menyebut progres proyek di Jalan Mayjen Sungkono itu sebetulnya lancar. ’’Kalau di Sukorejo lancar sesuai progres. Tidak ada kemoloran,’’ ucapnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : son/c15/hud



Close Ads