Booster Pertama 10 Bulan Lalu, Jadwal Booster Kedua Belum Keluar

24 Januari 2023, 21:47:58 WIB

JawaPos.com–Instruksi pelaksanaan vaksin booster kedua telah dikeluarkan. Pemkot Surabaya lantas menyiapkan semua kebutuhan termasuk menghitung stok vaksin sesuai kebutuhan. Namun, fakta di lapangan, tidak semua orang diundang untuk disuntikkan vaksin booster kedua itu.

Wahyu Chan, misalnya. Karyawan swasta itu menunjukkan aplikasi PeduliLindungi miliknya. Status vaksin booster pertama tertera telah dilakukan pada April 2022. Namun, hingga kini, dia tak mendapat undangan untuk booster kedua.

”Infonya, saya baca-baca di media itu syaratnya rentang booster pertama dengan kedua minimal 6 bulan. Nah, ini saya sudah 10 bulan lebih tidak ada,” kata Wahyu, pria kelahiran Surabaya itu.

Wahyu menilai, booster kedua penting untuk dilakukan. Dia khawatir ada persyaratan baru untuk perjalanan dinas di kemudian hari. Maklum, pekerjaannya saat ini memiliki mobilitas tinggi. Dia tak ingin grusa-grusu soal vaksinasi.

Wahyu masih menanti kejelasan terkait booster kedua tersebut. ”Saya berharap segera ada kejelasan,” tutur Wahyu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menyatakan, melalui puskesmas, dinkes telah mempersiapkan pelayanan vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua. Dinkes sudah menghitung kebutuhan dan mengajukan permintaan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Hal itu sesuai kebutuhan masing-masing wilayah puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, puskesmas juga akan membuka pelayanan tidak hanya di satu titik tetapi juga di gerai-gerai vaksin umum lain. Seperti mal (pusat perbelanjaan) dan Balai RT/RW.

Nanik menerangkan, secara sistem sesuai interval dari booster 1 (interval 6 bulan dari dosis sebelumnya), akan dievaluasi laju vaksinasi bagi sasaran umum dalam seminggu ke depan. Dinkes Kota Surabaya juga tetap memfasilitasi layanan vaksinasi dosis 1, 2, dan 3 (booster pertama) seperti sebelumnya. Dengan berkolaborasi bersama PT KAI dan TNI/Polri sebagai upaya percepatan pelayanan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di Kota Surabaya.

 

 

 

 

Dimas

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Dimas Nur Aprianto

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads