alexametrics

4 UMKM Binaan SIG Ikuti Pameran Hybrid Expo Pariwisata Kota Batu 2021

23 November 2021, 10:11:14 WIB

JawaPos.com – 20 November 2021 siang. Aula Museum Musik Dunia kawasan wisata Jatim Park 3, Kota Batu tengah dipadati pengunjung. Mochamad Damat, salah satu peserta pameran hybrid Expo Pariwisata Kota Batu 2021 terlihat sibuk melayani orang-orang yang hendak membeli keripik tulang muda Tumusa 333 yang menjadi barang dagangannya.

Damat adalah salah satu pelaku UMKM mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang diberangkatkan untuk mengikuti pameran Expo Pariwisata Kota Batu 2021 di Kota Batu yang dihelat dari 19-21 November. Selain Damat dan Tumusa 333-nya, tiga UMKM lainnya adalah kerajinan batik gedog Melati Mekar Mandiri (Tuban), kerajinan dan dan sepatu kulit Lee Choir (Sidoarjo), serta kerajinan once atau pipa rokok Pipes Collection (Madura).

“Saya ke sini bawa tiga jenis produk, yaitu keripik tumusa, keripik kulit sapi, dan rambak sapi. Rambak sapinya sudah habis diborong tadi pagi,” kata Damat saat ditemui di lokasi pameran, Sabtu (20/11) lalu.

Damat menuturkan, salah satu orang yang membeli dagangan Damat adalah Wibi Asri Fianti Punjul. Istri Wakil Walikota Batu Punjul Santoso itu terlihat antusias mencoba kelezatan keripik tumusa bikinan Damat.

“Mungkin beliau baru pertama merasakan keripik buatan saya,” tutur warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Tuban, Jatim, yang telah lama menjadi mitra binaan SIG ini.

Walau sudah beberapa kali diikutsertakan oleh SIG ke pameran-pameran lain, Damat mengatakan bahwa pameran kali ini terasa lebih spesial. Pasalnya, Expo Pariwisata Kota Batu 2021merupakan pameran pertama yang ia ikuti di masa pandemi.

Masa-masa pandemi Covid-19 yang merebak pada awal 2020 lalu diakui Damat membuat ia harus berjuang ekstra keras.

“Selama pandemi produk saya mandek. Nyaris tidak ada pemasukan sama sekali,” katanya.

Karenanya, Damat amat berharap Expo Pariwisata Kota Batu 2021 ini bisa menjadi titik balik penghasilannya. “Semoga pasar segera pulih, sebab ini merupakan sumber penghasilan saya satu-satunya. Bersyukur sekali diajak SIG mengikuti pameran di sini,” ujar Damat.

Harapan serupa diutarakan Nanik Hariningsih, pemilik usaha batik Melati Mekar Mandiri yang juga mengalami paceklik pemasukan akibat pandemi. Nanik menuturkan bahwa ia harus tetap berjuang menghidupi puluhan karyawannya agar bisa tetap bertahan hidup dalam kondisi yang penuh ketidakpastian.

Di Expo Pariwisata Kota Batu 2021, Nanik membawa hampir seluruh jenis produknya, mulai kain bantalan kursi set lengkap, taplak meja, bahan baju, bahan tas, bed cover, kap lampu, dan lainnya.
“Sebagian besar berupa batik tenun gedog khas Tuban, dan ada beberapa batik tulis. Alhamdulillah beberapa sudah laku,” ujarnya.

Nanik sendiri sudah beberapa kali mengikuti pameran bersama SIG di berbagai kota seperti Jakarta dan Tuban. Nanik berharap pameran kali ini bisa menjadi batu loncatan agar ia bisa memasarkan produknya ke luar negeri.

“Mudah-mudahan setelah pameran ini bisa tercapai. Selama ini pesanan lebih banyak datang dari Bali dan Jakarta,” ujar Nanik yang mengaku bisa mendapat omzet usaha hingga Rp 80 juta per bulan.

Mengomentari hal itu, CSR Comdev & Partnership Officer SIG Karsono mengaku bisa memahami kesulitan yang dialami para mitra binaan perusahaan di masa pandemi. Membawa para mitra binaan untuk mengikuti pameran produk merupakan bentuk empati sekaligus kepedulian perusahaan terhadap mereka.

“Keempatnya ini merupakan UMKM potensial, dalam arti bisnisnya bagus tapi kemudian merosot tajam karena dihantam pandemi,” kata Karsono, yang ikut hadir di lokasi pameran.

Menurut Karsono, perusahaan memiliki kewajiban untuk membina para mitra dengan cara memberikan berbagai macam pelatihan, hingga pameran produk. Karsono berharap, dengan mengikuti pameran, SIG bisa ikut andil dalam mengenalkan produk mitra binaan kepada calon konsumen, membangun jaringan pemasaran baru, dan tentu saja meraih keuntungan dari hasil berjualan.

“Peserta pameran di sini kan banyak, yaitu dinas-dinas dan pelaku UMKM dari berbagai daerah. Mereka bisa sharing knowledge tentang produk maupun jaringan pemasaran,” lanjut Karsono.

Yang paling penting, kata Karsono, keikutsertaan mereka dalam pameran ini bisa membantu para mitra untuk bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19. “Mereka senang bisa ikut pameran di sini, apalagi ada media online dan live streaming-nya juga. Itu memungkinan mitra binaan mendapatkan konsumen dari jalur online,” kata Karsono yang juga menegaskan bahwa SIG akan kembali menyertakan mitra binaan untuk mengikuti pameran di Gresik.

Editor : Banu Adikara

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads