Konflik Pesilat di Gresik, Otak Pengeroyokan Jadi Tersangka Baru

23 September 2022, 13:10:27 WIB

JawaPos.com- Pengusutan kasus pengeroyokan bermotif konflik perguruan silat yang terjadi di Dusun Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik, terus berjalan. Satreskrim Polres Gresik kembali menetapkan satu tersangka. Bahkan, tersangka baru itu disebut memiliki peran sebagai otak pelaku dari peristiwa yang terjadi pada Selasa (20/9) dini hari lalu.

Nama tersangka baru itu adalah Muhammad Sendi Prakoso. Pemuda 20 tahun itu sebagai tersangka keempat. Sendi terlibat lantaran terbukti mengajak rekan-rekannya melakukan pengeroyokan. ’’Keterlibatannya sebagai otak pelaku,’’ ungkap Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro.

Dari informasi yang didapat, Sendi merupakan ketua ranting di salah satu perguruan silat di wilayah Driyorejo. Motif yang dilakukan tersangka didasari rasa dendam. ’’Lantaran korban pernah melakukan pengeroyokan terhadap rekan tersangka,’’ tutur alumnus Akpol 2015 itu.

Selain menetapkan satu tersangka baru, pihak kepolisian mengamankan dua barang bukti yang digunakan pelaku. Berupa senjata tajam jenis celurit dan samurai. ’’Ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara sesuai dengan Pasal 160 KUHP,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengamankan 20 orang untuk dimintai keterangan. Bahkan, pihaknya menetapkan tiga tersangka atas peristiwa tersebut. Mereka adalah Septian Adi Nurcahyo, 19, Mochammad Valentino Ardiansyah, 20, serta DAP yang masih berusia 16 tahun.

Mereka diamankan lantaran melakukan pengeroyokan terhadap tiga pemuda. Dua korban mengalami luka memar. Satu korban lainnya mengalami luka robek di kaki bagian kiri akibat sayatan benda tajam yang digunakan pelaku.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini: