alexametrics

Dispendukcapil Catat Pernikahan Beda Agama

Setelah Ada Putusan Pengadilan
23 Juni 2022, 19:50:57 WIB

JawaPos.com–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya tidak bisa melakukan pencatatan dan mengeluarkan akta perkawinan pasangan suami-istri (pasutri) beda agama. Pencatatan akta perkawinan itu bisa dilakukan bila ada surat dan putusan pengadilan berdasar Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2006.

”Jadi ketika ada permohonan akta perkawinan nonmuslim yang seagama ke Dispendukcapil langsung bisa kita proses. Tapi untuk permohonannya beda agama, kita mengikuti aturan di UU, yakni membutuhkan syarat penetapan pengadilan,” kata Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji Agus Sonhaji, Kamis (23/6).

Dia menjeaskan, salah satu tugas dan kewajiban Dispendukcapil adalah melayani masyarakat terkait dengan pencatatan sipil. Di antara pencatatan sipil itu meliputi akta kelahiran, akta kematian, dan akta perkawinan.

Menurut dia, pencatatan akta perkawinan beda agama dapat dilakukan apabila ada penetapan dari pengadilan. Artinya, akta perkawinan itu dikeluarkan Dispendukcapil karena pihak pemohon sudah melengkapi dengan adanya putusan dari pengadilan.

”Karena permohonan akta perkawinan pasutri beda agama itu sudah mencukupi ketentuan persyaratan yang berlaku di undang-undang, permohonan itu kita proses,” jelas Agus.

Agus menyebut, menerbitkan akta perkawinan sudah menjadi tugas dan kewajiban Dispendukcapil. Termasuk apabila pengajuan akta perkawinan beda agama itu sudah ada keputusan atau penetapan hakim di pengadilan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads