alexametrics

Dinkes Sidoarjo Tambah Dana JKMM Rp 9 Miliar

23 Juni 2022, 21:39:13 WIB

JawaPos.com- Banyaknya warga Sidoarjo yang menjalani perawatan melalui program jaminan kesehatan masyarakat miskin (JKMM) membuat kebutuhan anggaran meningkat. Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo pun menambah dana untuk program tersebut. Jumlahnya mencapai Rp 9 miliar.

’’Mulai ditambahkan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini,’’ kata Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros ditemui kemarin (22/6). Dengan bertambahnya anggaran itu, dana untuk membiayai peserta JKMM semakin tinggi. Jumlah totalnya mencapai Rp 24 miliar.

Terdiri atas anggaran JKMM yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 15 miliar dan ditambah anggaran baru Rp 9 miliar. Dari jumlah Rp 15 miliar tersebut, sebagian digunakan untuk membayar utang tagihan tahun lalu sebesar Rp 3,2 miliar. Dengan begitu, anggaran JKMM yang dapat digunakan untuk pembiayaan tahun ini sebesar Rp 20,8 miliar.

Syaf menyatakan, sejak Januari hingga April, tagihan dari rumah sakit untuk pembiayaan JKMM tidak banyak. Setiap bulan rata-rata hanya Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar karena hanya untuk membiayai peserta JKMM di RSUD Sidoarjo.

Tagihan mulai meningkat sejak Mei lalu seiring dengan bertambahnya rumah sakit yang melayani pasien JKMM. Bukan hanya di RSUD Sidoarjo, melainkan juga di empat RS swasta Kota Delta. Yakni, RSI Siti Hajar, RS Siti Khodijah, RS Anwar Medika, dan RS Mitra Keluarga, Waru. ’’Setiap bulan tagihannya mencapai Rp 2,7 miliar sampai Rp 3,1 miliar,’’ lanjut Syaf.

Tagihan diprediksi bertambah lagi karena RSUD Sidoarjo Barat (Sibar) juga mulai melayani pasien rawat inap. Hanya, sampai saat ini tagihan belum ada. Sebab, pelayanan baru dibuka lebih dari sepekan.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : may/c12/any

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads