alexametrics

17.145 Ekor Hewan Ternak Siap Masuk Surabaya

Penjual Wajib Kantongi Rekomendasi DKPP
23 Juni 2022, 20:48:47 WIB

JawaPos.com – Para penjual hewan ternak memenuhi kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya di Jalan Pagesangan, Jambangan, sepekan terakhir. Tujuannya, mengurus surat kelengkapan penjualan hewan kurban. Surat rekomendasi itu diterbitkan sebagai syarat pembelian hewan ternak dari luar kota.

Mujiburrahman, salah seorang penjual, mengatakan bahwa dirinya mengurus dokumen itu sejak Senin (20/6). Menurut dia, pengurusan dokumen cukup simpel. Misalnya, fotokopi KTP, lokasi penjualan, serta surat bukti kepemilikan lahan. Baik berupa lahan milik sendiri maupun lahan yang dikontrak. Semua syarat itu harus dilampirkan saat pengurusan surat rekomendasi di DKPP.

”Sekarang suratnya sudah jadi,’’ kata Mujiburrahman. Warga Rungkut itu akan menjual 100 ekor kambing di kawasan MERR.

Dia berencana mengambil hewan dari Tuban. Selain dirinya, di lokasi itu ada 35 pedagang lainnya yang berjualan. Baik sapi maupun kambing. ”Kami ngontrak di lahan itu,’’ ujar pria berkacamata tersebut.

Kabid Peternakan DKPP Surabaya Sunarno Aristono menyampaikan, pihaknya menerima banyak permohonan penjualan hewan kurban. Dalam sehari ada sekitar 30–40 orang yang mengurus. ”Kami stand by tiap hari,’’ kata Aristono.

Para penjual memang wajib mengantongi surat rekomendasi. Tujuannya, mengantisipasi merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Nah, surat rekomendasi tersebut akan diberikan ke DKPP di kabupaten daerah asal pembelian hewan.

Itu menjadi bukti bahwa hewan ternak telah dipastikan kesehatannya sehingga bisa dijual di daerah tujuan. ”Wajib untuk mengurus. Kalau tidak, ya nggak bisa ambil hewan di daerah tujuan,’’ jelas Aristono.

Hingga kemarin, sudah ada 125 penjual hewan ternak. Total ada 17.145 ekor hewan yang akan didatangkan. Terdiri atas 5.462 ekor sapi dan 11.683 ekor kambing. Semua hewan itu diambil dari darah yang aman dari wabah PMK. Tersebar di berbagai daerah di Jatim.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mar/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads