alexametrics

Top 10 SMP Negeri di Kota Surabaya Berdasar Nilai Rata-Rata UN

PPDB Zonasi, Cermati Jarak Sekolah dan Rumah
23 Mei 2022, 09:57:51 WIB

JawaPos.com- Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk SMPN di Kota Surabaya sudah berlangsung sejak 17 Mei lalu. Yakni, dimulai validasi data. Tahapan ini akan selesai 2 Juni nanti. Setelah itu, baru mulai pendaftaran.

Jalur pendaftaran PPDB kali pertama yang dibuka adalah jalur afirmasi. Baik afirmasi inklusi maupun afirmasi mitra warga (MBR) pada 10-15 Juni. Lalu, jalur perpindahan tugas (14-15 Juni), jalur prestasi rapor dan prestasi lomba (16-20 Juni). Terakhir, jalur zonasi (23-25 Juni).

Namun, dari sejumlah jalur itu, biasanya yang paling menyita perhatian para orang tua adalah jalur zonasi. Sebab, seleksi berdasar zonasi menyediakan pagu paling besar. Peluang masuk sekolah negeri pun terbuka lebar. Jenjang SMP untuk jalur zonasi menyiapkan kuota 50 persen.

Meski demikian, wali murid tetap harus cermat. Apalagi peminat sekolah negeri masih cukup tinggi. Persaingan memperebutkan slot pagu juga diprediksi cukup ketat. ”Orang tua harus betul-betul mencermati jarak sekolah dengan tempat tinggal,’’ kata Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh, Jumat (20/5).

Para orang tua calon siswa harus memahami sistem zonasi yang diterapkan dalam PPDB. Yusuf menyampaikan, meski pendaftaran belum dibuka, tidak ada salahnya jika wali murid mulai mengukur radius jarak rumah dengan sekolah terdekat. Dengan demikian, mereka sudah bisa menerka sekolah mana yang akan dituju.

Wali murid bisa menggunakan bantuan aplikasi Google map dengan memilih menu measure distancing atau pengukuran jarak. Setelah menentukan radius, akan muncul jarak riil antara sekolah terdekat dan tempat tinggal. Lalu, bukti tersebut di-screen shoot sebagai bukti untuk disinkronkan dengan sistem PPDB yang dimiliki Dispendik Surabaya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads