alexametrics

Pegawai Salon Simpan Narkoba dalam Boneka Beruang

23 Mei 2022, 13:48:13 WIB

JawaPos.com – AS bukan pegawai salon biasa. Warga Dukuh Kupang itu juga menjadi pengedar narkoba. Waria 27 tahun tersebut selama ini menyimpan narkoba yang dimilikinya dalam boneka beruang.

Modus itu terbongkar saat polisi menggerebek tempat tinggalnya. Dalam penggeledahan, petugas merasakan kejanggalan ketika melihat boneka beruang di atas ranjang. ’’Waktu dipegang seperti ada sesuatu di dalam,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Minggu (22/5).

Dugaan itu tidak meleset. Di bagian punggung boneka terdapat ritsleting tersembunyi. Begitu dibuka, boneka tersebut ternyata berisi beragam jenis narkoba.

Daniel mengatakan, narkoba yang ditemukan adalah 2 gram sabu-sabu, 4 butir pil ekstasi, dan 19 butir pil trihexyphenidyl. AS menyebut tiga jenis narkoba itu dibeli dari SK yang masih buron. Dia mendapatkannya dengan sistem ranjau. Narkoba pesanannya diletakkan di dekat rumah.

AS mengaku transaksi terakhirnya dilakukan sekitar sebulan lalu. Awalnya dia membeli 5 gram sabu-sabu, 5 butir ekstasi, dan 20 butir trihexyphenidyl. Harganya Rp 5 juta.

Daniel menerangkan, tersangka kemudian mengemas ulang sabu-sabu menjadi lima bagian. Tiga di antaranya sudah terjual dengan harga Rp 4,5 juta. ’’Ekstasi dan trihexyphenidyl disebut dipakai sendiri,” kata polisi asal Nias tersebut.

Menurut dia, dua jenis pil itu punya efek berbeda. AS mengonsumsi ekstasi saat pergi ke tempat hiburan malam untuk menambah rasa percaya diri. Di sisi lain, pil trihexyphenidyl digunakan di rumah untuk membuat pikirannya rileks. ’’Tersangka kecanduan trihexyphenidyl sejak setahun terakhir,” katanya.

AS mengonsumsinya setiap hari. Dalihnya, dia kali pertama mencoba karena ingin melupakan masalah dengan keluarga. Namun, dia justru kecanduan.

Menurut Daniel, belakangan tersangka mengedarkan sabu-sabu untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan begitu, hobinya mengonsumsi pil trihexyphenidyl bisa terus terpenuhi. ’’Hasil jualan sabu-sabu dibuat untuk membeli trihexyphenidyl dan ekstasi yang dipakai sendiri oleh tersangka,” tandasnya. 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/c7/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads