alexametrics

Bansos untuk Peternak Sapi Terpapar PMK di Gresik Tunggu Perbup

23 Mei 2022, 16:00:36 WIB

JawaPos.com- Janji Pemkab Gresik memberikan bantuan sosial kepada para peternak yang sapinya mati terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK), sejauh ini  masih sebatas rencana. Pemkab masih membahasnya

Menanggapi hal tersebut, kalangan DPRD Surabaya mendorong pemerintah agar menerapkan program asuransi terhadap hewan ternak. Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir setelah menggelar rapat bersama mitra komisi pada pekan lalu.

Ide tersebut muncul mengingat dalam APBD 2023 tidak mencantumkan bantuan sosial untuk menjamin peternak. Karena itu, bisa dipastikan jaring pengaman sosial bagi peternak sapi menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT). ’’Dulu pernah ada, tetapi tidak diberlakukan kembali,’’ jelasnya.

Karena itu, adanya wabah PMK tersebut bisa menjadi pelajaran bagi dinas terkait. Terutama dalam langkah pencegahan dalam menekan dampak ekonomi yang ditimbulkan. ’’Bisa digalakkan kembali program serupa. Secara sistematis, hal tersebut juga dalam rangka menjaga ketahanan pangan akan kebutuhan daging,’’ tutur politikus muda PKB tersebut.

Selain itu, pemerintah bisa mendorong penggunaan dana desa untuk layanan kesehatan hewan ternak. Apalagi, ucap Syahrul, itu sudah jadi wabah di skala Provinsi Jawa Timur. ’’Jadi, juknis pemberlakuan untuk ketahanan pangan dari dana desa ini perlu diperinci dinas terkait,’’ jelas politikus asal Manyar itu.

Hingga kini, rencana Pemkab Gresik untuk memberikan bantuan Rp 10 juta untuk sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) masih dikaji. Dinas pertanian (dispertan) masih menunggu peraturan bupati (perbup) terbit. ’’Kami menunggu juknisnya. Nanti seperti apa prosesnya,’’ ujar Kepala Dispertan Kabupaten Gresik Eko Anandito.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads