alexametrics

Bandara Juanda Jalankan Operasional Terbatas dengan Protokol Kesehatan

23 Mei 2020, 14:32:15 WIB

JawaPos.com–Bandar Udara Internasional Juanda tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah layanan operasional terbatas bersama para pemangku kepentingan sebagai langkah pencegahan persebaran Covid-19. Salah satu protokol kesehatan yang dijalankan adalah penyemprotan cairan pembunuh kuman (disinfektan).

General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo seperti dilansir dari Antara di Sidoarjo mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan rutin dilakukan setiap hari setelah jam operasional bandara. Penyemprotan disinfektan dilakukan terhadap seluruh sarana dan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan pengguna jasa kebandarudaraan.

Dia menjelaskan, fasilitas yang menjadi sasaran penyemprotan adalah tempat yang sering disentuh para pengguna jasa kebandarudaraan. ”Di antaranya adalah area check in, troli, toilet, lift, area conveyor, dan seluruh fasilitas di ruang tunggu maupun di area terminal kedatangan,” ujar Heru pada Sabtu (23/5).

Menurut dia, di tengah pelaksanaan operasional penerbangan terbatas, Bandara Juanda terus menjalankan prosedur pelayanan dengan kriteria yang sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 4 Tahun 2020, tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

”Dalam pelaksanaan operasional penerbangan terbatas, kami juga telah mengaktifkan posko terpadu bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Lanudal Juanda, Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, dan maskapai guna memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan yang harus dipenuhi calon penumpang yang akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda,” terang Heru.

Sedangkan untuk penumpang yang tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, kata dia, dilakukan pemeriksaan kembali dokumen dan suhu tubuh melalui alat thermo scanner yang telah terpasang di pintu kedatangan.

”Selain itu, para penumpang juga diminta untuk menyerahkan kartu kewaspadaan kesehatan (health alert card/HAC) yang telah diisi kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya,” ucap Heru.

Dia menambahkan, upaya lain yang telah berjalan selama ini yaitu pemasangan thermo scanner di Terminal Bandar Udara Internasional Juanda yang terletak di pintu keberangkatan dan kedatangan domestik Terminal 1 (T1) serta Terminal 2 (T2) untuk memindai suhu tubuh para penumpang.

”Tersedia cairan pembersih tangan untuk para penumpang yang tersebar di seluruh area keberangkatan maupun kedatangan,” kata Heru.

Menurut dia, upaya pencegahan dari sisi internal seperti penggunaan alat pelindung diri (masker, sarung tangan, dan kacamata goggles, dan menyediakan cairan pembersih tangan untuk petugas bandara.

”Kami terus melakukan edukasi kepada seluruh pengguna jasa bandar udara untuk menjalankan physical distancing di area pelayanan publik di bandara, baik Terminal 1 (T1) maupun Terminal 2 (T2), melalui TV digital, banner, dan seluruh saluran media sosial Bandar Udara Internasional Juanda,” tutur Heru.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads