alexametrics

Machi Letakkan Kontainer di Tanah Kosong untuk Kuasai Lahan

23 April 2022, 14:48:34 WIB

Machi berusaha menguasai tanah kosong dengan meletakkan kontainer dan membangun kafe di atasnya. Saat diusir, dia meminta kompensasi Rp 250 juta.

TANAH kosong seluas 617 meter persegi milik Muifatul Lailiyah dan seluas 770 meter persegi milik M. Khoir di Jalan Pondok Benowo Indah menarik perhatian Machi. Lokasi tanah itu sangat strategis untuk dibuat usaha. Machi ingin menguasainya dengan cara instan.

Dia menaruh kontainer di atas tanah tersebut tanpa izin ke Muifatul dan Khoir. Kontainer itu digunakannya untuk membuka kafe. Jaksa penuntut umum Sulfikar dalam dakwaannya menyatakan, ada dua kontainer yang diletakkan di atas dua bidang tanah tersebut. Pemilik dua bidang tanah itu adalah dua orang bersaudara dan sudah bersertifikat hak milik.

”Dua unit kontainer itu akan digunakan oleh terdakwa untuk kafe dan berjualan kopi,” ujar jaksa Sulfikar saat membacakan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Tidak lama setelah tahu tanahnya ditempati Machi tanpa izin, kedua pemilik tanah ini dengan didampingi pengacaranya meminta bertemu dengan Machi yang sudah menguasai tanahnya. Di dalam pertemuan itu, kedua pemilik tanah meminta secara baik-baik agar terdakwa segera angkat kaki dari tanah mereka.

Machi bersedia asalkan diberi Rp 250 juta. Uang itu disebut sebagai kompensasi pemindahan kontainer. Pemilik tanah yang tidak ingin ribet menyanggupinya. Uang itu ditransfer dan diterima oleh Machi. Namun, Machi mengingkari komitmennya.

”Terdakwa tidak segera memindahkan dua unit kontainer dari tanah milik Muifatul Lailiyah dan M. Khoir,” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/c17/eko

Saksikan video menarik berikut ini: