alexametrics

Pakar ITS Sebut Kapal Selam Kecil Maksimalkan Evakuasi KRI Nanggala

23 April 2021, 20:20:13 WIB

JawaPos.com–Peristiwa hilang kontak KRI Nanggala 402 disoroti Ahli kelautan dan kapal selam dari Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya Wisnu Wardana.

Dia menjelaskan, KRI Nanggala 402 dibuat pada 1980. Saat itu, KRI dibuat dengan kemampuan menyelam di kedalaman maksimal 500 meter di bawah permukaan air.

”Nah, karena sudah beroperasi selama 40 tahun, otomatis kemampuan kedalaman berkurang. Sekarang bisa jadi kemampuan menyelamnya hanya 200 meter,” tutur Wisnu ketika ditemui pada Jumat (23/4).

Wisnu mengapresiasi upaya evakuasi yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia. Pemerintah sudah melakukan upaya bantuan secara maksimal di tengah keterbatasan. Dia juga menyarankan pemerintah untuk melibatkan alat tempur negara lain.

”Dari fakta yang ada, saya merasa KRI Nanggala ini ada di dasar laut. Evakuasi bisa dilakukan dengan mengirim kapal selam kecil, kemudian menyelamatkan anggota menggunakan emergency exit,” ujar Wisnu.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads