alexametrics

Antisipasi Virus Korona, Sidoarjo Tutup Total Tempat Hiburan Malam

Karaoke Berpotensi Lokasi Persebaran Virus
23 Maret 2020, 18:48:48 WIB

JawaPos.com – Desakan DPRD membuahkan hasil. Pemkab Sidoarjo meminta seluruh rumah hiburan umum (RHU) di Kota Delta tutup sementara. Tujuannya, mencegah persebaran virus korona (Covid-19).

Keputusan itu diambil dalam rapat Tim Gugus Penanganan Korona kemarin siang (22/3). Pertemuan di Pendapa Delta Wibawa itu menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satunya menutup semua tempat hiburan.

Ketua Tim Gugus Penanganan Korona Achmad Zaini menjelaskan, rapat kemarin membahas langkah-langkah pemkab dalam menangani Covid-19. Ada tiga upaya yang bakal dilakukan. ”Preventif, promotif, serta kuratif,” jelasnya.

Untuk langkah preventif atau pencegahan, pemkab akan menyediakan tempat cuci tangan di beberapa fasilitas publik. Mulai perkantoran, taman, hingga jalur pedestrian. Pengunjung tempat umum bakal dipelototi. Sebelum tiba di lokasi, mereka harus disterilkan. ”Seluruh pakaian, tas, dan barang bawaan disemprot disinfektan,” terangnya.

Operasional RHU menjadi perhatian khusus. Sebab, rumah karaoke berpotensi menjadi tempat persebaran Covid-19. Zaini memerintah satpol PP serta dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora) turun tangan. ”Segera berkoordinasi dengan pemilik RHU. Kami meminta ditutup,” tegasnya.

Selain itu, pelayanan kependudukan, terutama pencetakan dan perekaman e-KTP, untuk sementara waktu ditiadakan. Pemkab menilai pengurusan kependudukan itu memicu antrean. Pemerintah melarang pengumpulan massa dalam jumlah besar.

Untuk langkah promotif, pemkab melalui kecamatan dan puskesmas mengimbau warga menjaga kesehatan. ”Kalau tidak ada keperluan mendesak, lebih baik di rumah,” ucap Zaini.

Untuk langkah pengobatan atau kuratif, pemkab memastikan warga yang terpapar korona mendapatkan pengobatan. ”Kami jaga 24 jam,” jelasnya.

Kapolresta: Tunda Hajatan dan Event Budaya

Secara terpisah, Polresta Sidoarjo kemarin mengadakan sosialisasi pencegahan korona di Jalan Raya Waru. Pengendara roda dua yang melintas di depan Pos Polisi Waru diminta berhenti. Petugas lalu menyemprotkan hand sanitizer ke tangan pengendara.

Aksi simpatik Polresta Sidoarjo itu mendapatkan apresiasi dari sejumlah pengendara. Salah satunya Marson. Warga Banyuwangi tersebut khawatir terpapar korona saat berkendara. ”Dengan penyemprotan ini, pengendara jadi tenang,” jelasnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji meminta seluruh warga Sidoarjo tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari virus korona. ”Kami mengimbau warga selalu menjaga diri. Sebab, sudah ada warga Sidoarjo yang terpapar,” terangnya.

Aksi simpatik itu bakal dilaksanakan di sejumlah titik jalan protokol di Sidoarjo. Tidak hanya menyemprotkan cairan antiseptik. Polisi juga memberikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan. ”Hindari dulu kegiatan yang melibatkan orang banyak. Kami imbau warga di rumah,” paparnya.

Pria asal Nganjuk itu juga menyoroti warga yang menghelat hajatan pernikahan dan event budaya. Dua kegiatan tersebut berpotensi mendatangkan banyak warga. Rentan terpapar korona. Solusinya, bagi yang acaranya masih bisa ditunda, dia berharap kegiatan dijadwal ulang. ”Kami mohon warga memprioritaskan kesehatan,” terangnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c6/roz

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads