alexametrics

Dinkes Surabaya Siapkan 12 Ribu Vaksin Covid-19 untuk OPD dan Lansia

23 Februari 2021, 16:48:33 WIB

JawaPos.com–Vaksinasi Covid-19 tahap kedua dimulai pada Selasa (23/2), di lantai 2 balai kota Surabaya. Vaksinasi itu menyasar petugas pelayanan publik, termasuk kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan, sebanyak 12.840 vial telah disiapkan. Selain petugas pelayanan publik, SDM kesehatan yang pada tahap 1 belum mendapat vaksin juga diutamakan.

”Yang diutamakan SDM kesehatan yang pada tahap 1 belum dapat vaksinasi karena masih kekurangan vaksin. Kemudian ada lansia dan layanan publik,” tutur Febria Rachmanita di balai Kota Surabaya pada Selasa (23/2).

Febria Rachmanita menuturkan, jumlah vaksin yang telah didapatkan kini terhitung masih banyak yang kurang. Sebab, jumlah lansia di Surabaya mencapai 253.751.

”Tapi yang penting masyarakat harus tenang. Semua dapat. Setelah habis 12840 vial, kita akan minta ke pusat, ke Kemenkes. Sudah dijanjikan. Kita segera menyelesaikan tahap awal, dosis ini. Kita akan dapat tambahan vaksin untuk berikutnya,” terang Febria Rachmanita.

Sebelumnya, Surabaya mendapatkan 45.400 dosis yang diselesaikan selama 2–3 hari. ”Untuk berikutnya, kita dapat 12.000 vial yang digunakan hingga akhir Maret,” ujar Febria Rachmanita.

Febria Rachmanita menjelaskan, OPD bisa melakukan vaksinasi di tempat yang telah ditentukan. Sementara untuk lansia, bisa memilih RS, puskesmas, atau fasyankes.

”Tahap 2 ini di bawah pantauan kepala puskesmas. Jadi masyarakat bisa memilih. Misal kalau di Rungkut, bisa ke puskesmas Rungkut. Pengantar pakai KTP Surabaya,” urai Febria Rachmanita.

Dia menegaskan, vaksinasi lansia pertama kali sudah dimulai pada hari ini (23/2) dengan target 26.000 hingga Rabu (24/2).

Sementara itu, Plh Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan menegaskan, semua ASN akan divaksin di masing-masing kecamatan.

”Target 3 hari. Info jumlahnya ada 17 ribu. Ini kita utamakan ASN dan lansia. Lalu baru menunggu dari Kemenkes,” tutur Hendro.

Ketika ditanya kemungkinan vaksinasi untuk pedagang pasar, Hendro menjanjikan secepatnya. Yakni usai vaksinasi OPD dan lansia selesai. ”Itu secepatnya. Jadi makin cepat selesai, makin cepat sasaran berikutnya,” ucap Hendro.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika




Close Ads