Di Surabaya, Antrean Rusun Capai 14 Ribu Lebih

23 Januari 2023, 23:02:31 WIB

JawaPos.com–Antrean Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) di Surabaya makin menggemuk. Hingga kini, ada belasan ribu orang yang berjubel dalam daftar antrean untuk masuk rusunawa.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, kini antrean rusunawa yang masuk ke laporan DPRD Surabaya mencapai 14 ribu kepala keluarga. Yang masuk ke rusunawa diprioritaskan kepada masyarakat yang terkena gusuran.

Politikus PDI Perjuangan itu mengusulkan untuk memangkas antrean rusunawa yang semakin menggemuk, Pemkot Surabaya bisa membuat rusunawa di gang-gang. Tidak butuh area yang luas.

”Konsepnya hadirkan hunian berupa rusunawa di gang-gang kecil,” kata Baktiono kepada JawaPos.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Baktiono, Pemkot Surabaya bisa menginventaris aset-aset lahan di gang-gang. Jika tidak ada, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya itu mengusulkan agar Pemkot Surabaya bisa membeli lahan.

Menurut dia, rusunawa di gang kecil memiliki beberapa manfaat. Misal, tidak menjauhkan aktivitas asli dari masyarakat. Tak jarang, ketika masyarakat dipindahkan ke rusunawa tidak bersedia. Karena lokasi rusunawa jauh dari aktivitas mereka.

”Termasuk sekolah atau fasilitas publik lain jauh,” papar Baktiono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Irvan Wahju Drajad mengatakan, pemohon rusunawa sudah lebih dari 12.956 orang pada 29 Desember 2022. Kondisi itu dinilai tidak seimbang dengan ketersediaan unit rusun yang dimiliki Pemkot Surabaya. Saat ini, jumlah rusun Pemkot Surabaya hanya 5.137 unit.

”Tahun depan belum ada rencana penambahan unit baru. Sehingga kami tutup dulu sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Irvan, mantan Kepala Dinas Perhubungan Surabaya itu.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Dimas Nur Aprianto

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads